Inikah yang Dibicarakan Jokowi dan Megawati di Bogor?

 The Lohmenz Institute
Jokowi dan Megawati
Inikah yang Dibicarakan Jokowi dan Megawati di Bogor?

Adahati.com – Pertemuan mendadak dilakukan oleh Presiden Jokowi dan Megawati di Istana Batu Tulis, Bogor hari Minggu kemarin (22/10/17).

Menurut Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto pertemuan mendadak antara Presiden Jokowi dan Megawati yang diadakan secara tertutup tadi berlangsung sekitar 3 jam, yakni dari pukul 17.00-20.00 WIB, dan keduanya terlihat serius ketika masuk dalam pembahasan yang menyangkut kepentingan bangsa dan negara.

Meski enggan menyebut substansi pembicaraan antara Presiden Jokowi dan Megawati di Bogor ini, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan:

“Secara berkala Ibu Megawati dan Pak Jokowi mengadakan pertemuan yang tentunya juga membahas dinamika politik nasional. Kebiasaan membahas berbagai persoalan bangsa diantara kedua tokoh tersebut telah dilakukan sejak Pak Jokowi menjabat Walikota Solo.” (dikutip dari detik.com).

Pernyataan Hasto Kristiyanto di atas tadi cenderung perbaba? Terlepas perbaba (pernyataan basa-basi) atau bukan, diperkirakan pembicaraan antara Presiden Jokowi dan Megawati di Bogor tadi seperti ini:

Pertama, pembahasan awal cawapres Jokowi di Pemilu 2019. Masa pendaftaran capres dan cawapres untuk Pemilu 2019 terjadi pada tahun 2018, artinya sekitar setahun lagi, dan relatif tidak terlalu lama terhitung sejak saat ini.

Kedua, siapa yang akan menjadi cawapres atau pendamping Jokowi nantinya cukup menentukan untuk memenangkan Pemilu 2019.

Ketiga, SBY dan Partai Demokrat terkesan atau mulai menunjukkan dukungannya kepada Presiden Jokowi dan ada kemungkinan dukungan tadi berlanjut hingga Pemilu 2019. Di sisi lain “tidak ada makan siang yang gratis”, dan hal ini perlu dibicarakan juga antara Presiden Jokowi dan Megawati.

Sila baca: ​SBY Bela Jokowi Pertanda Dukung Jokowi Dua Periode?

Keempat, Presiden Jokowi dan Megawati membahas kemungkinan isu-isu yang akan dilontarkan oleh lawan-lawan politiknya seperti isu agama, isu pribumi dan non pribumi, dan isu-isu lain yang cenderung rawan serta diperkirakan mulai gencar akan dilakukan sejak awal tahun 2018 hingga Pemilu 2019.

Demikianlah antara lain perkiraan pembicaraan antara Presiden Jokowi dan Megawati Soekarnoputri yang berlangsung secara tertutup kurang lebih selama 3 jam di Istana Batu Tulis, Bogor.

Terlepas perkiraan di atas tadi benar atau salah, diberitakan juga Megawati khusus memasakkan dan membawa makanan untuk Presiden Jokowi. Makanan tadi pun termasuk makanan kesukaannya Bung Karno.

Hal ini secara langsung atau tidak langsung menunjukkan Megawati masih sayang dan percaya dengan Presiden Jokowi. Maka dari itu, kemungkinan besar capres PDIP masih sama seperti Pilpres 2014, dan Megawati pun termasuk sosok yang akan menentukan siapa cawapres Jokowi di Pemilu 2019 nanti.

Sebaiknya lawan politik Jokowi yang ingin memisahkan Megawati, PDIP dan Presiden Jokowi dengan isu ada keretakan atau terjadi perpecahan di antara mereka, disarankan untuk mencari isu lain yang lebih tepat sasaran.

Sumber gambar youtube.com.

*The Lohmenz Institute.