Ada Apa Sebenarnya di Balik Ucapan Presiden Jokowi Ini?

 Politic, The Lohmenz Institute

Adahati.com – Ucapan Presiden Jokowi cukup sering ditanggapi secara berlebihan, terutama oleh lawan-lawan politiknya. Sekitar seminggu lalu pun ada ucapan Presiden Jokowi yang sempat membuat sebagian pihak seperti orang yang sedang kebakaran jenggot berkait dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Setelah Ketua Umum PSI Grace Natalie dan pengurus lainnya bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan pada Kamis (1/3/2018), Grace mengatakan seperti ini:

“Kami silaturahmi dan Pak Jokowi memberikan tips-tips bagaimana agar PSI dapat mencapai target menang Pemilu 2019.” (dikutip dari kompas.com). “Tadi beliau banyak kasih ide-ide dan seru-seru, keren-keren idenya,” kata Grace menambahkan.

Kebakaran…kebakaraaaaaaan…!

Ya, ada yang kebakaran jenggot.

Lucunya, sebagian pihak yang kebakaran jenggot tadi adalah politikus-politikus yang berasal dari parpol yang lebih besar dibanding PSI yang baru disahkan sebagai salah satu parpol peserta Pemilu 2019. Artinya PSI itu belum pernah ikut Pemilu, baru nanti pada tahun 2019, sedangkan para politikus yang kebakaran jenggot tadi entah berapa kali parpolnya pernah ikut Pemilu. Siapa yang gak geli?

Menurut Grace, Presiden Jokowi memberikan ide-ide yang seru dan keren. Tentunya ada ucapan Presiden Jokowi yang keluar, tapi tidak diucapkan secara langsung, dalam hal ini Grace yang menyampaikannya ke media, itu pun tidak diuraikannya secara detail.

Bayangkan, bukan ucapan Presiden Jokowi secara langsung, tapi lewat perantara, pun tidak diuraikan secara detail, tapi ada saja politikus yang kebakaran jenggot.

Termakan trik atau taktik PSI, padahal trik atau taktik yang dimainkan oleh pengurus PSI tadi – diasumsikan trik atau taktiknya bertujuan mendongkrak nama PSI agar lebih dikenal oleh masyarakat – sederhana dan biasa saja.

Masih berkait dengan ucapan Presiden Jokowi, kali ini diucapkannya secara langsung ke media menanggapi keinginan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mendampinginya sebagai cawapres pada Pilpres 2019, seperti ini ucapan Presiden Jokowi:

“Bagus, bagus. Semakin banyak calon semakin bagus.” 

Mungkin saja ada sebagian pihak yang berlebihan menanggapi ucapan Presiden Jokowi ini, juga terlalu cepat mengambil kesimpulan.

Ada apa sebenarnya di balik ucapan Presiden Jokowi tadi? Pertanda Cak Imin yang akan menjadi cawapresnya pada Pilpres 2019 nanti?

Bukankah ada tiga kali kata “bagus” diucapkan oleh Presiden Jokowi?

Hadeuuuuuh…capek deh!