Tag: sea games 2017

Timnas Indonesia Hanya Kurang Beruntung Saja

Timnas Indonesia Hanya Kurang Beruntung Saja

Adahati.com – Timnas Indonesia hanya kurang beruntung saat berhadapan dengan Malaysia di babak semifinal Sea Games 2017. Meski tidak diperkuat tiga pilarnya yang terkena akumulasi dua kartu kuning dan Timnas Indonesia hanya bermain dengan delapan pemain intinya, keberuntungan itu masih ada di babak pertama, yaitu mampu menahan tuan rumah Malaysia imbang tanpa gol 0-0.

Di babak kedua Timnas Indonesia sudah berusaha mempertahankan keberuntungannya tadi, tapi sayangnya hingga menit 86 saja. Jika terjadi perpanjangan waktu 2×15 menit kemungkinan besar tidak akan terjadi gol karena baik pemain Malaysia maupun Indonesia sudah habis tenaganya, dan adu tendangan pinalti pun akan dilakukan.

Lihatlah bagaimana kiper Timnas Indonesia sudah memperlihatkan kepiawainnya menjaga gawang tetap perawan, maka jika terjadi adu tendangan pinalti yang lolos ke babak final bukan Malaysia, tapi sekali lagi sayangnya Timnas Indonesia hanya mampu mempertahankan keberuntungannya hingga menit 86 saja.

Tersingkirnya Timnas Indonesia, berarti kembali gagal juara Sea Games, banyak mendapat pujian dari sebagian masyarakat yang mengatakan bahwa Timnas Indonesia sudah berjuang mati-matian, terima kasih atas perjuangan yang luar biasa, dan masih banyak pujian lainnya karena Timnas Indonesia hanya kalah satu gol saja.

Timnas hanya kalah satu gol, dan Timnas hanya kurang beruntung saja sebenarnya. Tidak perlu analisis yang panjang karena secara keseluruhan pelatih Timnas Indonesia yang digaji jauh lebih tinggi dibanding pelatih lokal itu bersama anak asuhnya tinggal sekitar 4 menit lagi sukses menjaga keperawanan gawang sendiri maupun keperawanan gawang lawan.

Kurang apa lagi sih sebenarnya selain kurang beruntung?

Tidak benar karena kurang baik pembinaan yang ada, tidak benar kompetisi kurang berjalan dengan baik, tidak benar selama ini sepakbola Indonesia diurus oleh orang-orang yang kurang cakap, tidak benar mental dan skill pemain kurang tinggi, tidak benar pelatih Timnas Indonesia kurang bermutu.

Timnas Indonesia hanya kurang beruntung!

Maka dari itu, lebih fokus untuk mendalami hal ini, atau belajar bagaimana caranya supaya Timnas Indonesia bisa menciptakan hat-trick keberuntungan atau lebih dalam sebuah turnamen. Sejak awal hingga akhir turnamen Timnas Indonesia bisa menjaga keberuntungan sehingga suatu saat nanti tampil sebagai juara, bukan hanya menempati posisi keempat, ketiga atau runner up saja.

Kalah 0-1 dari Malaysia di babak semifinal Sea Games 2017 maupun kekalahan atau kegagalan pada turnamen sebelumnya, semua itu disebabkan Timnas Indonesia hanya kurang beruntung! Terima kasih Timnas Indonesia atas perjuangan keras dan luar biasa yang telah kalian lakukan selama ini demi nusa, bangsa dan negara.

Semoga ke depannya nanti bisa lebih beruntung lagi.

Sumber gambar: youtube.com.


Malaysia Sukses Permalukan Timnas Indonesia

Malaysia Sukses Permalukan Timnas Indonesia

Adahati.com – Malaysia sukses mempermalukan Timnas Indonesia di babak semifinal Sea Games 2017. Setelah istirahat selama 2 hari, penampilan pemain Malaysia rata-rata lincah, gesit dan bertenaga. Berbeda dengan penampilan Timnas Indonesia yang terlihat cepat lelah dan malas menutupi pergerakan pemain Malaysia yang menguasai bola.

Sejak babak pertama pun Malaysia sukses mengepung lini pertahanan Timnas Indonesia yang cenderung bermain bertahan atau hanya mengandalkan serangan balik saja. Namun buruknya penyelesaian akhir, juga terlalu terburu-buru, maka peluang yang sudah minim pun terbuang dengan percuma.

Umpan lambung dari tengah ke depan yang dilepas pemain-pemain gelandang Timnas Indonesia dalam usahanya melakukan serangan balik pun lebih sering gazebo (gak zelas bo) alias ngawur, termasuk umpan-umpan pendek yang sering salah dan bola pun mudah jatuh ke kaki pemain lawan. Satu kata yang menggambarkan kondisi pemain Timnas Indonesia adalah seperti yang dikatakan oleh SBY, yaitu prihatin.

Wajar saja Malaysia sukses mengalahkan sekaligus mempermalukan Timnas Indonesia dengan skor akhir 2-0 di babak semifinal Sea Games 2017.

Namun semua ini masih sebatas prediksi, sebab pertandingan antara Malaysia dan Timnas Indonesia baru akan berlangsung beberapa jam lagi, tepatnya pukul 19.45 WIB.

Faktor tuan rumah, lebih lama istirahat, dan faktor non teknis seperti wasit yang cenderung berpihak kepada tuan rumah, Malaysia sukses mempermalukan Timnas Indonesia kemungkinan besar akan terjadi, tapi semua itu buyar dengan sendirinya jika dewi fortuna masih berpihak kepada Timnas Indonesia.

Tapi benarkah Timnas Indonesia akan meraih keberuntungan ketiga?

Keberuntungan pertama saat melawan Vietnam – di sini seharusnya Timnas Indonesia sudah tersingkir – dan keberuntungan kedua ketika menghadapi Kamboja.

Dewi fortuna akan memperlihatkan keberpihakannya kepada Timnas Indonesia jika di babak pertama skor masih 0-0 atau imbang. Malapetaka pun akan dialami oleh Malaysia di babak kedua, artinya tidak jadi Malaysia sukses karena ada kemungkinan pemain Timnas Indonesia menciptakan satu-satunya gol pada pertandingan ini. Skor akhir 1-0 bukan suatu yang mustahil diraih oleh Timnas Indonesia.

Skenario keberuntungan lainnya adalah Timnas Indonesia lolos ke babak final setelah mengalahkan Malaysia lewat adu tendangan pinalti.

Jika keberuntungan ketiga pun diraih oleh Timnas Indonesia, minimal ada dua potensi lucu di sini. Pertama, Timnas Indonesia sukses mencetak hat-trick keberuntungan dalam sebuah turnamen. Kedua, Malaysia sukses mengalahkan Indonesia hanya sebatas mimpi saja, justru Timnas Indonesia yang sukses mempermalukan Malaysia di kandangnya sendiri.

Entah mana yang benar. Malaysia sukses mengalahkan Timnas Indonesia dengan skor akhir 2-0 atau 3-0, atau Timnas Indonesia kembali beruntung dan memenangkan pertandingan babak semifinal dengan skor akhir 1-0 atau lewat adu tendangan pinalti.

Prediksi di atas tadi masih bisa salah. The Lohmenz Institute  tidak bertanggungjawab jika ada pihak-pihak yang sengaja maupun tidak sengaja menyalahgunakan prediksi ini.

Sumber gambar.


Menpora pun Khawatir dengan Prediksi Ini?

Menpora pun Khawatir dengan Prediksi Ini?

Adahati.com – Menpora Imam Nahrawi pun terkesan khawatir atas pertemuan antara Timnas Indonesia dan Malaysia di babak semifinal Sea Games 2017 mengingat Indonesia dan Malaysia memiliki sejarah rivalitas yang tak mengenakkan yang bisa memicu emosi para pemain saat bertanding nanti.

“Kita berharap lebih banyak pemain Indonesia fokus, menahan emosi, dan tidak terpancing provokasi pemain Malaysia karena itu babak yang menentukan. Itu pintu masuk kita ke final, ” begitu antara lain ucapan Menpora Imam Nahrawi di sini.

Tapi apakah benar kekhawatiran Menpora tadi karena ia sudah tahu ada prediksi The Lohmenz Institute yang mengatakan akan terjadi perkelahian pada pertandingan babak semifinal antara Timnas Indonesia dan Malaysia seperti pernah ditulis sebelumnya di sini? Entahlah, sampai saat ini belum ada konfirmasi dari Menpora.

Namun selanjutnya ada ucapan Menpora yang berpotensi lucu, yaitu ketika ia mengatakan, “Karena tidak ada kata lain selain juara. Saya berharap kita menang 2-0 kalau lihat Kamboja tadi emosi harus dikendalikan.”

Tidak ada kata lain selain juara? Tersenyum simpul, mengingat seharusnya Timnas Indonesia sudah tersingkir di babak penyisihan ketika menghadapi Vietnam. Skor akhir 0-0 dengan 10 pemain boleh dibilang sebuah keberuntungan. Saat menghadapi Kamboja kemarin pun kembali Timnas Indonesia beruntung.

Banyak salah passing, sering melakukan umpan lambung ke depan yang gazebo (gak zelas bo), penyelesaian akhir yang cenderung terburu-buru, mirip kesalahan yang dilakukan oleh senior-seniornya. Untunglah Timnas Kamboja bermain dengan 10 orang di babak kedua sehingga Timnas Indonesia pun bisa menang dengan skor akhir 2-0.

Dua keberuntungan sudah diraih, dan jika Menpora ingin Timnas Indonesia juara Sea Games 2017 tidak ada salahnya ia pun berharap ada dua keberuntungan lainnya, yaitu keberuntungan yang terjadi di babak semifinal dan babak final. Dengan demikian Timnas Indonesia pun akhirnya keluar sebagai  juara Sea Games 2017.

The Lohmenz Institute mencatat kemungkinan tadi akan menjadi kenyataan adalah sesuatu yang berpotensi lucu. Empat kali terjadi keberuntungan secara berturut-turut dalam sebuah turnamen. Luar biasa, tapi tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini.

Markirap, mari kita berharap.

Sumber gambar.


Timnas Indonesia Lolos, tapi Tetap Saja Tidak Juara

Timnas Indonesia Lolos, tapi Tetap Saja Tidak Juara

Timnas Indonesia Lolos, tapi Tetap Saja Tidak Juara

Adahati.com – Timnas Indonesia lolos ke babak semifinal Sea Games 2017 setelah bermain imbang 0-0 melawan Vietnam tadi malam (22/8/2017).

Prediksi ini berdasarkan pada pertandingan berikutnya Timnas Indonesia yang telah mengumpulkan 8 poin hanya melawan tim lemah Kamboja, sedangkan Vietnam dan Thailand meski masing-masing memiliki 10 poin tapi salah satu dari mereka terancam gagal lolos ke babak berikutnya karena harus saling mengalahkan.

Bagaimana jika Vietnam dan Thailand bermain imbang? Bukankah Timnas Indonesia lolos ke babak semifinal Sea Games 2017 hanya tinggal mimpi saja jika tidak mampu menang dengan skor 3-0 atau lebih melawan Kamboja?

Tenang saja, Timnas Indonesia cukup menang 1-0, sebab Vietnam dan Thailand kecil kemungkinannya akan bermain imbang atau salah satu dari mereka ada yang kalah.

The Lohmenz Institute sudah memprediksikan hal ini. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Timnas Indonesia lolos ke babak semifinal Sea Games 2017 tinggal menunggu waktu saja. Yakinlah, Vietnam dan Thailand tidak akan bermain imbang. Salah satu dari mereka ada yang tersingkir, dan kemungkinan besar akan dialami oleh Timnas Thailand yang terpaksa angkat koper terlebih dahulu.

Prediksi atau ramalan The Lohmenz Institute ini mungkin saja salah atau tidak benar. Meleset, entah meleset sedikit atau meleset jauh sekali jika terjadi hal-hal yang tak terduga nantinya mengingat bola itu masih bundar.

Namun seandainya pun Timnas Indonesia lolos ke babak semifinal tetap saja tidak juara atau kembali gagal lagi. Nah, jika Timnas Indonesia tidak juara, apa lagi alasan yang bisa menghibur diri? Siapa atau apa yang layak dijadikan kambing hitam? Apakah para komentator televisi yang menyiarkan langsung pertandingan Timnas Indonesia itu sering mengajak berdoa para pemirsa pada momen-momen tertentu?

Entah apa alasannya nanti jika Timnas Indonesia tidak juara, tapi seharusnya bukan sesuatu yang aneh dan baru. Sudah biasa, pun seandainya pada Sea Games berikutnya tidak juara lagi tidak perlu kaget, takjub, atau terperangah sedemikian rupa.

Santai saja, belanda masih jauh.

Sumber gambar.