Tag: piala dunia

Barcelona Akhirnya Tersingkir dari Liga Champions

Barcelona Akhirnya Tersingkir dari Liga Champions

Adahati.com – Barcelona akhirnya tersingkir dari Liga Champions musim ini.

Namun sebelum ada fans Barcelona yang kebakaran jenggot atau pihak lain yang riang gembira, ada baiknya tenangkan hati dan pikiran ini terlebih dahulu. Jangan langsung sewot atau riang gembira seperti orang gila.

Barcelona akhirnya tersingkir dari Liga Champions adalah sebuah prediksi yang diperkirakan cukup jitu berdasarkan hasil undian babak perempat final.

Barcelona Vs AS Roma
Sevilla Vs Bayern Muenchen
Juventus Vs Real Madrid
Liverpool Vs Manchester City

Pada tulisan sebelumnya di sini – Barcelona Terpuruk di Liga Champions Soal Waktu Saja? – ada dikatakan jika hasil undian babak perempat final nanti bertemu dengan Manchester City, Real Madrid atau Bayern Muenchen, maka Barcelona akan terpuruk, kalah, atau Barcelona akhirnya tersingkir dari Liga Champions.

Namun hasil undian babak perempat final tadi menyebutkan Barcelona akan berhadapan dengan AS Roma. Artinya kemungkinan Barcelona akhirnya tersingkir dari Liga Champions bukan terjadi di babak itu, melainkan di babak berikutnya.

Jika ada sebagian pihak yang mengatakan “bola itu bundar, bukan peang”, atau belum tentu AS Roma yang terjengkang, tapi bisa saja Barcelona akhirnya tersingkir dari Liga Champions karena begini dan begitu, maka tidak perlu dibahas lebih lanjut, karena memang benar sampai saat ini bola itu masih bundar, bukan peang.

Barcelona Akhirnya Tersingkir dari Liga Champions

Barcelona Akhirnya Tersingkir dari Liga Champions

Tapi perhitungan di atas kertas berdasarkan prestasi, kualitas permainan dan rata-rata skill individu pemain, Barcelona masih di atas AS Roma, dan wajar saja lolos ke babak berikutnya, meski agregat skor nantinya tidak sampai 5 gol, karena pertandingan antara Barcelona dan AS Roma ini diperkirakan akan berlangsung ketat yang berujung bukan Barcelona akhirnya tersingkir dari Liga Champions.

Pada pertandingan babak perempat final lainnya juga akan berlangsung ketat, tapi yang berhasil lolos selain Barcelona diperkirakan adalah Bayern Muenchen, Real Madrid dan Manchester City. Inilah empat tim yang akan berada di babak semifinal nanti.

Tapi bukankah Liga Champios selalu menghadirkan kejutan-kejutan? Ya, tapi kejutan yang benar-benar kejutan bukan Juventus menyingkirkan Real Madrid di babak perempat final, melainkan Barcelona juara Liga Champions musim ini.

Bagaimana mungkin Barcelona yang masih memiliki 6 faktor kelemahan seperti sudah dibahas pada tulisan sebelumnya itu, tapi bisa juara? Bukannya Barcelona akhirnya tersingkir dari Liga Champions di babak semifinal karena akan berhadapan dengan Bayern Muenchen, Real Madrid, atau Manchester City?

Seandainya pun lolos ke babak final karena bertemu dengan Juventus yang sukses menendang Real Madrid, tetap saja Barcelona akhirnya tersingkir dari Liga Champions atau bukan Barcelona yang akan tampil sebagai juaranya nanti.

Kasihan Messi, jika Barcelona lolos ke babak final tapi tidak juara. Selama ini ia hanya mengalami kepahitan babak final di Piala Dunia dan Copa America saja, namun ternyata bukan hanya terjadi pada dua ajang turnamen itu, di Liga Champions juga.

Dunia ini memang panggung sandiwara, dan ceritanya bisa berubah atau lain lagi ceritanya jika Barcelona akhirnya tersingkir dari Liga Champions di babak semifinal.

Ceritanya pun makin seru dan tegang saja jika ada kejutan yang benar-benar bisa membuat orang lain terkejut, yaitu Barcelona juara Liga Champions musim ini.

Hidup adalah drama yang tak bertepi, oh yeah.

*Sumber gambar: youtube.com.


Pecatur China Ding Liren Belum Pernah Menang Sekalipun

Pecatur China Ding Liren Belum Pernah Menang Sekalipun

Adahati.com – Ada seorang pecatur China dari delapan peserta yang mengikuti turnamen catur Berlin Candidates (10-28 Maret 2018) atau 2018 FIDE Candidates’ Tournament yang saat ini sedang berlangsung di Berlin, Jerman .

Dia adalah Ding Liren, pecatur China yang hadir di Berlin Candidates karena berhasil menjadi runner up Piala Dunia 2017 (FIDE World Chess Cup) pada  2-28 September 2017 di Tblisi, Georgia, sedangkan juaranya adalah Levon Aronian.

Beberapa artikel yang membahas Piala Dunia 2017 tadi bisa disimak di bawah ini:

Bagaimana prestasi pecatur China Ding Liren ini pada turnamen catur Berlin Candidates? Apakah peluangnya cukup besar meraih gelar juara sekaligus menantang juara dunia Magnus Carlsen di London pada November 2018 nanti?

Dari 5 babak yang sudah dipertandingkan tak satu pun pecatur China ini meraih kemenangan. Di babak pertama memegang buah catur hitam menghadapi Levon Aronian hasilnya remis. Di babak kedua memegang buah catur putih melawan Fabiano Caruana, kembali ia bermain remis. Di babak ketiga dan keempat memegang buah catur hitam menghadapi Wesley So dan Alexander Grichuk, remis juga.

Tadi malam di babak kelima (15/3/2018) memegang buah catur putih melawan Shakhriyar Mamedyarov, pecatur China ini remis lagi!

Membosankan pecatur China yang satu ini. Hanya 2,5 poin yang diperolehnya dari lima babak yang sudah dipertandingkan, dan saat ini ia berada di peringkat 4 klasemen sementara Berlin Candidates. Namun peringkat pecatur China ini masih lebih baik dibanding Levon Aronian, Alexander Grischuk, Sergey Karjakin dan Wesley So.

Hasil pertandingan di babak kelima yang berlangsung semalam pun semuanya remis!

Pecatur China

Bukan hanya pecatur China Ding Liren saja yang membosankan, tapi di babak kelima semua pecatur yang mengikuti turnamen Berlin Candidates ini membosankan.

Berikut ini klasemen sementara Berlin Candidates selengkapnya setelah menyelesaikan 5 babak dari 14 babak yang direncanakan.

Pecatur China

Gens Una Sumus.

*Sumber berita dan gambar: chess.com dan youtube.com.


Levon Aronian Juara FIDE World Chess Cup 2017 di Tbilisi

Levon Aronian Juara FIDE World Chess Cup 2017 di Tbilisi

Adahati.com – Levon Aronian juara Piala Dunia (FIDE World Chess Cup) 2017 yang berlangsung tanggal 2-28 September 2017 di Tblisi, Georgia.  Prediksi Levon Aronian juara turnamen catur elit ini sebelumnya sudah pernah dibahas di sini.

Pecatur Armenia berdarah Yahudi ini mengalahkan pecatur Vietnam, Ding Liren di babak final Piala Dunia 2017 melalui pertandingan tie-breaks.

Sebelumnya pada empat pertandingan catur standar kedua Grandmaster tadi hanya bermain imbang atau remis.

Perjalanan pecatur Armenia Levon Aronian juara FIDE World Chess Cup 2017 dengan lawan-lawan yang dihadapinya adalah sbb:

  • Daniel Cawdery (2449, Kolumbia), skor akhir 2-0.
  • Hou Yifan (2670, China), skor akhir 4-2.
  • Maxim Matlakov (2728, Rusia), skor akhir 4,5-3,5.
  • Daniil Dubov (2666, Rusia), skor akhir 1,5-0,5.
  • Vassly Ivanchuk (2772, Ukraina), skor akhir 1,5-0,5.
  • Maxime Vachier-Lagrave (2804, Perancis), skor akhir 5-4.
  • Ding Liren (2771, Vietnam), skor akhir 4-2.

Pada babak final FIDE World Chess Cup 2017 di Tiblisi, Georgia ini Levon Aronian memegang buah catur putih saat menghadapi Ding Liren di pertandingan pertama catur standar, dan berakhir remis pada langkah ke 37. Selanjutnya ia memegang buah catur hitam, tapi kembali remis pada langkah ke 75.

Pertandingan catur standar ketiga dan keempat pun masih berakhir imbang, masing-masing pada langkah ke 31 dan 52. Maka penentuan gelar juara lewat pertandingan tie-breaks dengan waktu kontrol (time control) yang lebih singkat.

Pada pertandingan tie-breaks pertama Levon Aronian memegang buah catur putih, dan sukses mengalahkan Ding Liren pada langkah ke 30.

Giliran Ding Liren yang memegang buah catur putih pada pertandingan tie-breaks kedua, dan wajib menang agar masih ada peluang untuk meraih gelar juara FIDE World Chess Cup 2017, tapi kembali ia menelan kekalahan.

Putih menjalankan Bf1-e1 langkah ke 31, dan diagram caturnya seperti ini:

Levon Aronian Juara

Langkah hitam selanjutnya adalah Md8-h4.

  • Be5-e8 + … Rh8-g7
  • Be1-g1 …… Rg7-f6

Levon Aronian Juara

Putih menyerah kalah di sini, dan Levon Aronian juara FIDE World Chess Cup 2017 di Tiblisi, Georgia. Prestasinya ini mengulangi kejadian sebelumnya di Khanty-Mansiysk, Rusia di mana pecatur Armenia Levon Aronian juara FIDE World Chess Cup 2005.

Notasi selengkapnya bisa dilihat di sini (juga notasi seluruh pertandingan Levon Aronian – arahkan kursor ke namanya, kemudian klik tanda “mata” -)

Hadiah sebesar USD 120.000 (net USD 90.000) diberikan kepada Levon Aronian, sedangkan Ding Liren runner up Piala Dunia 2017 mendapat hadiah sebesar USD 80.000 (net USD 64.000), dan keduanya pun berhak mengikuti Turnamen Kandidat 2018 untuk menantang juara dunia Magnus Carlsen.

Demikianlah sekilas info catur terkini.

Gens Una Sumus.

Artikel-artikel catur lainnya yang masih berkait dengan Piala Dunia (FIDE World Chess) 2017 yang berlangsung di Tiblisi, Georgia bisa dilihat di bawah ini:

Sumber berita: chess24.com, dan sumber gambar: youtube.com.


Levon Aronian Juara Piala Dunia 2017 di Tbilisi, Georgia?

Levon Aronian Juara Piala Dunia 2017 di Tbilisi, Georgia?

Adahati.com – Levon Aronian lahir pada 6 Oktober 1982 di Yerevan Armenia. Baru belajar catur usia 9 tahun dari kakak perempuannya, mirip dengan juara dunia Bobby Fischer pecatur eksentrik yang menolak untuk mempertahankan gelarnya.

Ia pun berdarah Yahudi, tapi mengenai hal ini dalam sebuah wawancara Levon Aronian mengatakan,  “I feel much more Armenian than Jewish, although there are sides to me which are more Jewish culturally, involving the arts and music.”

Bulan ini Levon Aronian berada di peringkat 4 berdasarkan “Standard Top 100 Players September 2017” yang dikeluarkan oleh Federasi Catur Dunia (FIDE).

Daftar selengkapnya 100 pecatur top dunia bisa dilihat di sini

Ia termasuk salah satu peserta di Piala Dunia 2017 yang saat ini sedang berlangsung di Tbilisi, Georgia dan sukses menempati dirinya di babak kelima atau perempat final setelah mengalahkan pecatur Rusia, Daniil Dubov kemarin.

Di babak sebelumnya Levon Aronian mengalahkan Daniel Cawdery (2449), Hou Yihan (2670) dan Maxim Matlakov (2728).

Tidak mudah perjalanannya menuju babak keempat, bahkan ia harus menyingkirkan Maxim Matlakov lewat pertandingan catur kilat setelah bermain imbang di pertandingan catur standar dan catur cepat.

Pada pertandingan pertama catur standar ia berhasil mengalahkan lawannya, tapi terpuruk di pertandingan kedua saat menghadapi pecatur Rusia, Maxim Matlakov.

Langkah ke 22 putih menjalankan Me2-g4, dan hitam Me5xKd4.

  • Bb7xGd7+ … Kf8xBd7
  • Mg4xKd7+ … Gf6-e7
  • Bf1-e1+ …….. Md4-e5

Levon Aronian sedang melakukan tipuan kecil-kecilan dengan mengorbankan Menterinya, tapi tentu saja lawannya tidak bodoh, dan selanjutnya putih melakukan langkah Gc1-d2, setelah hitam Bc8-d8, putih Md7-g4.

Levon Aronian pun kalah di sini.

Setelah mengalahkan Maxim Matlakov dengan susah payah ia menghadapi pecatur Rusia lainnya di babak keempat, tapi kali ini lawannya, yaitu Daniil Dubov bisa dilumatkannya dalam pertandingan catur standar tanpa tambahan pertandingan catur cepat dan catur kilat.

Di pertandingan pertama catur standar babak keempat tadi berakhir remis, tapi di pertandingan kedua Levon Aronian berhasil memenangkannya.

Pada langkah ke 38 putih menjalankan Bh6-h7+, dan hitam Rf7-f6.

  • Gd3-e4 ….. Ba8-e8
  • Bh7-h6+ … Rf6-f7
  • Ge4-c6

Putih unggul kualitas perwira, dan Levon Aronian mengalahkan lawannya pada permainan babak akhir antara Benteng dan Gajah di sini.

Levon Aronian maju ke babak kelima atau perempat final Piala Dunia 2017 di Tbilisi, dan akan menghadapi pecatur gaek Ukraina, Vassily Ivanchuk.

Di atas kertas Levon Aronian akan maju ke babak semifinal, kecuali pecatur gaek asal Ukraina itu kembali membuat kejutan, tapi diperkirakan Vassily Ivanchuk cukup sampai di babak perempat final saja kiprahnya di Piala Dunia 2017 ini.

Diagram peserta (pairing tree) selengkapnya bisa dilihat di sini

Tapi apakah benar Levon Aronian akan tampil sebagai juara Piala Dunia 2017 mengulangi prestasi yang pernah diraihnya 12 tahun lalu?

Waktu jua yang akan menjawabnya.

Demikianlah info catur terkini.

Gens Una Sumus.

Sumber berita dan gambar: chess24.com.


Vassily Ivanchuk Kalahkan Anish Giri di Piala Dunia 2017

Vassily Ivanchuk Kalahkan Anish Giri di Piala Dunia 2017

Adahati.com –  Vassily Ivanchuk (48) pecatur gaek asal Ukraina ini kembali menyingkirkan pecatur papan atas di Piala Dunia 2017 yang berlangsung di Tbilisi, Georgia.

Sebelumnya ia sukses menundukkan pecatur Rusia Vladimir Kramnik (2802) di babak ketiga, dan hari ini pecatur papan atas yang menjadi korbannya adalah Anish Giri (2777).

Vassily Ivanchuk (2727) mengalahkan kedua pecatur papan atas tadi dengan skor yang sama, yaitu 1,5 – 0,5 dalam pertandingan catur standar.

Lucunya, ketika menghadapi lawan yang memiliki Elo Rating yang lebih tinggi, ia mampu menyingkirkan lawannya tanpa melakukan pertandingan catur cepat dan catur kilat, atau lawannya tersebut – Kramnik dan Giri – dikalahkannya dalam pertandingan catur standar.

Pada babak pertama saat menghadapi pecatur yang Elo ratingnya lebih rendah, yaitu Murtas Kashgaleyev (2570) dikalahkannya di pertandingan catur cepat setelah bermain imbang 1-1 di pertandingan catur standar. Begitupun di babak kedua saat menghadapi Jan-Krzysztov (2698), bahkan pecatur Polandia ini baru bisa disingkirkannya lewat pertandingan catur kilat setelah imbang di pertandingan catur standar dan catur cepat.

Setelah menyingkirkan Vladimir Kramnik di babak ketiga Piala Dunia 2017, Vassily Ivanchuk suses menjungkalkan Anish Giri pada pertandingan pertama catur standar.

Vassily Ivanchuk pada langkah ke 38 menjalankan Be7-e3 guna mendukung dua bidaknya di petak g2 dan f3 menuju petak promosi. Langkah hitam selanjutnya, Bf6-h6+.

  • Rh2-g1 … Rb7-a6
  • f3-f4 ……. c7-c5
  • f4-f5

Hitam (Anish Giri) pun menyerah kalah, mengingat dua bidak bebas putih di sayap raja lebih cepat menuju petak promosi dibanding bidak hitam yang ada di sayap menteri.

Pada pertandingan kedua catur standar, Vassily Ivancuk yang memegang buah catur hitam hanya membutuhkan hasil remis saja untuk maju ke babak selanjutnya.

Pertandingan tersebut baru saja berakhir, dan Vassily Ivanchuk sukses meraih setengah poin sehingga Anish Giri pun tersingkir dari Piala Dunia 2017 di Tbilisi, Georgia.

Setelah langkah hitam Bb7-b4+, langkah putih selanjutnya, Rc4xc5. Vassily Ivanchuk mengorbankan Kuda hitam di petak d4 dengan melakukan langkah, Bd6-b6.

Langkah putih selanjutnya, Be4xKd4, dan hitam melakukan skak abadi Bb6-b5+, Rc5-c6. Benteng putih di petak e4 melayang, jika Raja putih melangkah ke petak d6.

Hasil remis di pertandingan kedua catur standar tadi mengantarkan Vassily Ivanchuk menuju babak kelima Piala Dunia 2017. Minimal ia telah mengantongi hadiah sebesar USD 35.000.

Demikian sekilas info catur terkini.

Gens Una Sumus.

Vassily Ivanchuk vs Anish Giri tadi pertandingan selengkapnya bisa dilihat di sini dan di sini.

Sumber gambar.


Argentina Gagal Juara Copa America 2015 di Chile

Argentina Gagal Juara Copa America 2015 di Chile

Adahati.com – Copa America 2015 berakhir sudah, dan Argentina gagal juara.

Babak final antara tuan rumah Chile dan Argentina tidak menghasilkan sebuah gol pun selama kurun waktu 2×45 menit plus babak tambahan 2×15 menit.

Chile yang didukung puluhan ribu penonton yang memadati stadion Estadio Nacional Julio Martínez Prádanos, Santiago bertarung dengan penuh semangat bak seekor singa. Penonton menjadi pemain ke 12 yang sejak awal hingga akhir pertandingan mendukung tim kesayangannya.

Luar biasa, baik dukungan penonton maupun penampilan pemain Chile di babak final Copa America 2015. Meski secara keseluruhan rata-rata kualitas pemain Chile masih di bawah Argentina, namun kekompakan dalam bermain plus semangat bertanding yang tinggi mampu membuat Argentina kocar-kacir dan tidak berkembang sama sekali di babak pertama.

Sementara pemain Argentina yang bermain luar biasa di babak semifinal saat berhadapan dengan Paraguay hilang entah ke mana bentuk permainannya.

Apa yang salah sehingga Argentina gagal juara? Tidak ada yang salah, pelatih Tata pun sudah benar memainkan skuad yang ada. Tapi mengapa penampilan Argentina cenderung buruk di babak final Copa America 2015 ini?

Meski harus diakui pemain Chile bertarung dengan semangat yang tinggi dan didukung penuh oleh penonton, tapi apabila Argentina bermain seperti di babak semifinal, dominasi Chile di lapangan tidak terlalu mencolok.

Pastore bermain seperti ingin pamer diri, Messi mati kutu, Aquero tidak membantu pertahanan – hanya lari-lari yang tak jelas -, dan lapangan tengah pun praktis dikuasai lawan. Sementara Di Maria yang bermain cukup bagus sialnya mengalami cedera di babak pertama.

Teringat di babak final Piala Dunia 2014 ketika Argentina tidak diperkuat Di Maria karena cedera yang dialaminya di babak sebelumnya.

Hancur lebur Argentina di babak pertama final Copa America 2015. Lapangan tengah seperti tak bertuan, dan para pemain Chile pun begitu leluasa memainkan bola dan mengatur serangan di sana.

Meski di babak kedua penampilan Argentina lebih baik dibanding babak pertama, tapi secara keseluruhan jalannya pertandingan masih didominasi oleh Chile.

Ada beberapa peluang emas yang bisa menghasilkan gol yang dimiliki oleh kedua kesebelasan sepanjang waktu pertandingan 2×45 menit maupun waktu tambahan 2×15 menit, tapi tak satu gol pun yang tercipta.

Adu pinalti cenderung keberuntungan yang lebih berbicara di sini, dan Chile yang menang saat dilakukan adu pinalti dengan skor akhir 4-1.

Semua mata pun memandang ke arah Messi. Hanya bagus bermain untuk Barcelona, tapi tidak untuk Argentina. Setelah Argentina gagal juara Piala Dunia 2014 di Brazil, kembali Argentina gagal juara Copa America 2015 di Cile.

Sumber gambar youtube.com.