Tag: Liga Spanyol

Barcelona Lolos dari Lubang Jarum Dini Hari Tadi

Barcelona Lolos dari Lubang Jarum Dini Hari Tadi

Adahati.com – Barcelona lolos dari lubang jarum pada laga ke 30 dalam lanjutan kompetisi Liga Spanyol dini hari tadi (1/4/2018) saat bertandang ke kandang Sevilla.

Sevilla yang menyingkirkan Manchester United di babak 16 besar Liga Champions ini memiliki pertahanan dan penyerangan yang bagus serta merepotkan pemain Barcelona.

Babak pertama menit 36 Sevilla sudah unggul 1-0 berkat gol yang dicetak oleh Franco Vazquez lewat proses yang cenderung mudah karena pertahanan Barcelona begitu lemah. Tidak ada pemain belakang Barcelona yang menjaga Franco Vasquez yang berdiri sekitar 3 meter di depan gawang sehingga bola yang ditendangnya pelan masuk dengan mulus ke dalam gawang yang lolos dari jangkauan Ter Stegen.

Lemahnya lini tengah pertahanan Barcelona ini, dan jika tidak ada perbaikan yang signifikan, Barcelona lolos dari babak perempat final Liga Champions masih besar peluangnya karena lawannya AS Roma, tapi jangan harap Barcelona lolos ke babak berikutnya, apalagi dapat meraih gelar juara Liga Champions musim ini.

Gol Franco Vazquez tadi menjadi satu-satunya gol  yang tercipta di babak pertama, dan Sevilla menambah golnya lewat tendangan Luis Muriel saat babak kedua baru berjalan sekitar 5 menit. Kembali terlihat lemahnya lini pertahanan Barcelona.

Kekalahan pertama di Liga Spanyol terbayang di depan mata, dan Barcelona lolos dari kekalahan pertamanya ini hanya keberuntungan saja yang bisa diharapkan, sebab hingga menit 87 Sevilla masih bermain bagus dan nyaris beberapa kali lewat peluang yang didapatnya mencetak gol ketiga. Hanya karena para pemain depan Sevilla terlalu bernafsu saja maka gol ketiga tersebut gagal tercipta.

Keunggulan dua gol Sevilla hingga menit 87 tadi akhirnya buyar dan Barcelona lolos dari lubang jarum berkat dua gol yang tercipta dalam satu menit lewat tendangan Luis Suarez (menit 88) dan Lionel Messi (89).

Keberuntungan masih berpihak kepada Lionel Messi dkk sehingga Barcelona lolos dan terhindar dari kekalahan pertamanya di kompetisi Liga Spanyol musim ini.

Klasemen sementara papan atas Liga Spanyol setelah usai pertandingan antara Sevilla dan Barcelona yang berakhir imbang 2-2 tadi sbb:

Barcelona Lolos

Barcelona Lolos

*Sumber gambar: youtube.com.


Barcelona Kritis dan Tipis Peluangnya Juara Liga Spanyol

Barcelona Kritis dan Tipis Peluangnya Juara Liga Spanyol

Adahati.com –Barcelona kritis, dan peluangnya menjuarai Laliga pun semakin tipis saja, meski memenangkan pertandingan ke 35 musim kompetisi 2016-17 dini hari tadi.

Bertindak sebagai tamu dalam “derby catalan” melawan Espanyol terlihat pemain Barcelona seperti kehilangan akal untuk menembus pertahanan lawan, bahkan Espanyol cenderung menekan dan bermain agresif. Trio penyerang Barcelona – Messi, Neymar dan Suarez – tidak berkutik, dan babak pertama berakhir imbang 0-0.

Jika pertandingan “derbi catalan” ini berakhir imbang, Barcelona kritis mengingat hanya tinggal sisa tiga pertandingan lagi, sementara musuh bebuyutannya Real Madrid semakin besar peluangnya menjuarai Laliga musim ini. Tidak ada kata lain selain memenangkan “derby  catalan” demi menjaga peluang Barcelona sekaligus terus menempel ketat Real Madrid di puncak klasemen.

Di babak kedua permainan Barcelona mulai berkembang dan menekan lawannya. Pertandingan baru berjalan sekitar 5 menit, Luis Suarez berhasil memanfaatkan kesalahan lawan yang melakukan back pass. Bola pun berhasil dicurinya, kemudian dengan mudah menceploskannya ke gawang lawan.

Skor sementara 0-1 sekaligus  menaikkan mental para pemain Barcelona.

Menit 76, solo run Lionel Messi dari lapangan tengah mengacaukan konsenstrasi lini pertahanan lawan. Suarez bergerak ke arah kanan mencari tempat untuk menerima bola, tapi Messi dengan cerdik mengumpan bola ke kiri dan di sana ada Rakitic yang sekali sentuh dengan kaki kirinya memperdaya kiper lawan yang mati langkah. Bola pun bergulir mulus ke pojok kiri gawang Espanyol.

Unggul dua gol tidak membuat Barcelona mengendurkan serangannya, alhasil menit 87 kembali Suarez mencetak gol, memanfaatkan kesalahan pemain belakang lawan yang hendak membuang bola, tapi bolanya justru jatuh ke kaki Suarez yang tinggal berhadapan dengan penjaga gawang. Skor akhir 0-3 untuk kemenangan Barcelona.

Meski menang, Barcelona kritis dan semakin tipis peluangnya juara Liga Spanyol mengingat sebelumnya Real Madrid yang menjamu Valencia berhasil memetik tiga poin berkat kemenangan 2-1 yang diperolehnya. Ronaldo membuka gol menit 27 lewat sundulan kepalanya setelah menerima umpan lambung dari sisi kanan yang dilepas oleh Dani Carvajal. Babak pertama pun Madrid unggul 1-0.

Namun di babak kedua tendangan bebas pemain Valencia Dani Parejo menit 82 menjebol gawang Real Madrid dan menyamakan kedudukkan menjadi imbang 1-1. Hanya sekitar 8 menit lagi sisa pertandingan, hasil imbang akan merugikan Real Madrid, tapi tak lama kemudian menit 86 Marcelo berhasil membobol gawang lawan, dan skor 2-1 ini pun bertahan hingga wasit meniup peluit terakhirnya.

Kemenangan 2-1 Madrid atas Valencia menaikkan posisinya ke peringkat pertama klasemen, tapi kemenangan 3-0 Barcelona di “derby catalan” kembali melorotkan posisinya dengan menyisakan satu pertadingan lebih dibanding Barcelona.

Berikut lawan-lawan yang akan dihadapi oleh kedua musuh bebuyutan ini di sisa pertandingan kompetisi Liga Spanyol musim 2016-17:

Barcelona Vs: Villareal (K, 6/5/17), Las Palmas (T, 14/5/17), dan Eibar (K, 21/5/17).

Real Madrid Vs: Granada (T, 7/5/17), Sevilla (K, 14/5/17), Malaga (21/5/17) dan satu laga Tandang tunda melawan Celta de Vigo yang belum ditentukan jadwalnya.

Terlihat posisi Barcelona kritis. Seandainya pun Barcelona memenangkan semua pertandingan sisa, juara Laliga diraihnya jika Madrid kehilangan tiga poin, entah kalah satu kali atau imbang tiga kali di pertandingan sisanya.

Mengingat lawan berat Madrid hanya Sevilla, dan itu pun pertandingan kandang, jelas posisi Barcelona kritis dan tipis peluangnya juara Laliga musim ini.

Sumber gambar.


Pep Guardiola pun Frustrasi Setelah Manchester City Kalah

Pep Guardiola pun Frustrasi Setelah Manchester City Kalah

Adahati.com – Pep Guardiola pun frustrasi setelah pada pekan 19 kompetisi Liga Inggris, Liverpool mengalahkan Manchester City di Stadion Anfield dengan skor akhir 1-0. Satu-satunya gol yang tercipta pada pertandingan dini hari tadi (1/1/2017) terjadi di menit 8 babak pertama lewat sundulan kepala yang indah dari G Wijnaldun.

Kekalahan 0-1 tadi membuat posisi City berada di peringkat 3 dan tertinggal 10 poin dari pimpinan klasemen sementara Liga Inggris, yaitu Chelsea.

Kompetisi Liga Inggris musim 2016-17 masih separuh perjalanan atau masih ada19 pertandingan lagi dengan 57 poin yang bisa dikumpulkan, tapi Pep Guardiola pun frustrasi dan menolak untuk membicarakan tentang gelar juara Liga Inggris. “Jangan membicarakan target untuk menjuarai Liga Primer dan hal-hal sejenisnya,” begitu katanya seperti diberitakan oleh goal.com.

Meski Pep Guardiola pun frustrasi dan terkesan tidak peduli lagi dengan gelar juara Liga Inggris musim ini, namun ia pun berharap anak-anak asuhnya tetap fokus pada pertandingan pertandingan selanjutnya, seolah-olah pada pertandingan sebelumnya City tidak fokus yang berakibat sudah empat kali menelan kekalahan hingga saat ini.

Sementara pelatih Liverpool, Jurgen Klopp tersenyum lebar menyambut kemenangan 1-0 yang berharga atas Manchester City tadi, meski menurutnya performa Liverpool secara keseluruhan pada pertandingan “big match” tersebut kurang meyakinkan atau tidak seperti yang ia harapkan. Namun pujian diberikannya untuk lini pertahanan Liverpool yang menurutnya bermain apik pada pertandingan itu.

Lini pertahanan Liverpool bermain apik, sementara serangan serangan yang dibangun oleh City terkesan memble atau tidak membahayakan, maka wajarlah hanya satu gol yang tercipta sepanjang 2×45 menit, dan Pep Guardiola pun frustrasi.

Jika di penghujung kompetisi Liga Inggris nanti terbukti City gagal juara Liga Inggris musim kompetisi 2016-17, Pep seharusnya tak perlu frustrasi. Saat pertama kali ia melatih Barcelona dan Bayern Muenchen, ia memang langsung tancap gas dan memenangkan gelar juara, mengingat kompetisi di Liga Spanyol dan Liga Jerman tidak sekeras Liga Inggris. Di sana hanya satu klub saja (Real Madrid dan Borussia Dortmund) pesaing terberatnya, namun di Liga Inggris ada 4-5 klub yang masih berpeluang juara hingga beberapa pertandingan terakhir.

Pada musim Liga Inggris berikutnya mungkin Pep Guardiola baru bisa beradaptasi dengan Liga Inggris, kemudian menjual dan membeli sejumlah pemain yang tepat sesuai skema yang ia inginkan setelah tahu kekuatan dan kelemahan para kompetitor Manchester City di musim ini. Jika musim berikutnya masih juga gagal, tidak ada salahnya Pep pulang kampung saja untuk kembali melatih Barcelona.

Sumber gambar.


Siapa Pelatih Barcelona Berikutnya Setelah Luis Enrique?

Siapa Pelatih Barcelona Berikutnya Setelah Luis Enrique?

Adahati.com – Pelatih Barcelona saat ini, Luis Enrique akan habis kontraknya tahun depan, dan ada kemungkinan tidak akan diperpanjang lagi, tapi bukan karena alasan manajemen Barcelona kecewa musuh bebuyutannya Real Madrid sampai saat ini masih menduduki singasana klasemen sementara Laliga dengan keunggulan 3 poin atas Barcelona dan juga masih menyisakan satu pertandingan lebih.

Alasan lainnya pun bukan karena pelatih Barcelona ini kecewa dengan adanya rencana manajemen akan menjual Arda Turam ke klub Tiongkok, Guangzhou Evergrandre yang dikabarkan tengah menyusun rencana untuk mendatangkan Arda Turam dengan mahar yang cukup fantastis, yaitu sebesar €50 juta.

Hubungan antara Luis Enrique dan manajemen Barcelona saat ini masih baik-baik saja, namun diperkirakan Barcelona ingin melakukan penyegaran, sedangkan Luis Enrique ingin mencari tantangan baru di klub lain.

Siapa pelatih Barcelona berikutnya setelah Luis Enrique pergi? Nama Jorge Sampaoli pelatih Sevilla saat ini masuk sebagai nominator teratas karena dinilai memiliki filosofi yang sesuai dengan permainan Barcelona, selain mental juara Sampaoli, pelatih yang pernah mengantarkan timnas Chile meraih gelar juara Copa America.

Legenda sepakbola Barcelona yang turut mengantarkan klub yang berslogan “Mes que Un Club” meraih gelar juara Liga Champion untuk pertama kalinya (1992), Roenald Koeman pun masuk dalam nominasi pelatih Barcelona berikutnya.

Koeman saat ini masih menjadi pelatih Everton, tapi diperkirakan ia tidak akan menolak apabila manajemen Barcelona menawarkan kursi pelatih untuknya. Kinerja Koeman sebagai pelatih di klub-klub Liga Inggris pun tidak mengecewakan, dan ia pun termasuk seorang legenda, tidak tertutup kemungkinan pelatih Barcelona berikutnya setelah Luis Enrique akan diberikan kepadanya.

Sementara itu ke mana perginya Luis Enrique? Diperkirakan ia akan bertemu sahabat lamanya, Pep Guardiola di Liga Inggris. Arsenal layak mempertimbangkan untuk merekrutnya sebagai pelatih. Selain filosofi bermain sepakbolanya senada dengan Arsenal, Arsene Wenger pun sudah terlalu lama menjadi pelatih, apalagi jika musim ini ia kembali gagal membawa Arsenal tampil sebagai juara Liga Inggris. Peluang Luis Enrique pun cukup besar untuk menjadi pelatih Arsenal musim depan.

Demikianlah info berita, perkiraan dan prediksi sepakbola dunia saat ini.

Sumber gambar, dan sumber berita: goal.com.


Real Madrid Gigit Jari di Akhir Musim Kompetisi?

Real Madrid Gigit Jari di Akhir Musim Kompetisi?

Real Madrid Gigit Jari di Akhir Musim Kompetisi?

Adahati.com – Dua pertandingan terakhir Liga Spanyol masih terjadi persaingan yang sengit antara Barcelona,  Atletico Madrid (ATM) dan Real Madrid, namun setelah ATM kalah 1-2 melawan Levante di pertandingan berikutnya, sementara Barcelona dan Real Madrid masing-masing mengalahkan Espanyol (5-0) dan Valencia (3-2), klasemen sementara Liga Spanyol pun sebagai berikut:

Real Madrid

 

Barcelona memiliki head to head yang lebih baik dari ATM dan Real Madrid, sehingga penentuan gelar juara Liga Spanyol musim ini hanya menyisakan Barcelona dan musuh bebuyutannya.

Di pertandingan terakhir Madrid wajib menang melawan Deportivo La Coruna, sambil berharap Barcelona kalah agar bisa meraih gelar juara. Barcelona yang akan menghadapi Granada tanggal 14 Mei 2016 nanti memiliki peluang yang lebih besar, tapi segalanya masih mungkin terjadi.

Masih berkait dengan 3 (tiga) klub papan atas Liga Spanyol tadi, Barcelona akan menghadapi Sevilla di babak final Copa del Rey tanggal 22 Mei 2016 di Vicente Calderon, sedangkan tanggal 29 Mei 2016, ATM akan berhadapan dengan Real Madrid di babak final Liga Champions di San Siro Milan, Italia.

Cukup banyak kemungkinan yang akan terjadi setelah tanggal 29 Mei 2016, tapi kemungkinan yang lebih mendekati kenyataan adalah Barcelona juara Liga Spanyol dan Copa del Rey, sedangkan Real Madrid dan ATM akan memperebutkan satu gelar juara Liga Champions 2016.

Real Madrid lebih memiliki mental juara dan yakin mampu mengalahkan ATM, serta menabiskan Zinadine Zidane sebagai pelatih masa depan yang menjanjikan. Ia pun diprediksi akan menjadi pesepakbola, sekaligus pelatih legendaris seperti halnya Johan Cruyff dan Franz Beckenbauer.

Jika Madrid juara Liga Champions 2016, kasihan ATM yang telah bermain apik dan mampu mengalahkan Barcelona serta menyingkirkan Bayern Muenchen.

ATM pun akan mendapat ‘simpati yang bernada kasihan’ dari seluruh penjuru dunia, apalagi di babak final nanti keputusan wasit lcenderung merugikannya.

Dunia pun terasa adil jika setelah tanggal 29 Mei 2016 Barcelona juara Liga Spanyol dan Copa del Rey, ATM juara Liga Champions, sedangkan Real Madrid gigit jari.

*Sumber gambar: youtube.com.