Ronaldo Jadi Bodoh karena Nasionalisme Tinggi?

1 305

Adahati.com – Ronaldo jadi bodoh? Ada yang mengatakan hanya ada satu Ronaldo, tapi bukan yang berasal dari Portugal itu, melainkan Brazil.

Jika sudah ada pernyataan yang menyiratkan kekaguman atas kehebatannya dalam bentuk frasa “hanya ada satu Ronaldo”, lalu mengapa dikatakan Ronaldo jadi bodoh?

Apa alasannya dan kaitannya dengan nasionalisme sehingga Ronaldo jadi bodoh?

Kata bodoh, dungu, tolol, bego, goblok dan sejenisnya berkonotasi “kasar” sehingga ada sebagian pihak yang risih, apalagi jika ia termasuk penggemar berat sosok yang dikatakan bodoh dan sejenisnya tadi, misalnya Ronaldo jadi bodoh.

Dikatakan Ronaldo jadi bodoh ini terkait kritikan pedas terhadap Neymar yang aksinya cenderung lebay, senang diving, mudah jatuh kalau dilanggar dan menjerit kesakitan.

Alan Shearer, Peter Schmeichel, Eric Cantona, Martin O’Neill dan entah siapa lagi sudah melontarkan kritikan pedas tadi. Pelatih Meksiko Juan Carlos Osorionya menilai Neymar seperti badut saja, terkait kakinya terinjak Miguel Layun dan Neymar meronta kesakitan seperti cacing kepanasan sehingga wasit menghentikan pertandingan selama 4 menit pada laga Brazil vs Meksiko lalu.

Ronaldo Jadi Bodoh

Ronaldo Jadi Bodoh (flickr.com)

Neymar pun menangis usai Brazil menundukkan Kosta Rika di babak penyisihan dengan skor akhir 2-0 sehingga ada lelucon, menang aja nangis, apalagi kalah.

Makanya agak sulit membayangkan kalau Brazil kalah dan tersingkir karena dikhawatirkan lapangan jadi becek digenangi air mata pemain Brazil, terutama Neymar, sedangkan lapangan yang becek tidak bisa digunakan pada pertandingan berikutnya yang mengganggu jadwal Piala Dunia 2018 secara keseluruhan. Tak heran banyak pihak, terutama panitia yang berharap Brazil juara Piala Dunia 2018.

Ronaldo jadi bodoh ketika mengatakan “Dia pemain pintar dalam hal pergerakan dan cara dia melindungi diri dari tekel lawan. Saya juga tidak merasa wasit telah melindungi dia” dan di sini menurutnya Neymar memang harus dilindungi wasit di setiap laga karena kemampuan Neymar sangatlah hebat dan wasit harus berhati-hati menjaganya.

Ronaldo pun mengatakan kritik terhadap Neymar adalah kritik bodoh, dan apa yang diberikan Neymar untuk Brazil luar biasa.

Entah siapa yang bodoh jadinya, pengecam Neymar atau Ronaldo jadi bodoh karena berlebihan membela rekan senegaranya atas nama nasionalisme tinggi, apalagi di Amerika Latin “sepak bola seperti agama”, juga Piala Dunia sudah dianggap “sesuatu yang wah” sehingga banyak Rambo yang menangis hanya gara-gara kalah main bola.

Terlepas Ronaldo jadi bodoh atau pengecam Neymar yang bodoh, ada yang mengatakan “orang yang fanatik (dalam segala hal) adalah orang yang bodoh”.

Salam bola itu bundar, bukan peang.

Sumber gambar.

Category: BolaTags: