Real Madrid Seharusnya Sudah Tersingkir

 Bola
Real Madrid
Real Madrid

Real Madrid Seharusnya Sudah Tersingkir

Adahati.com – Pertandingan antara Real Madrid dan Bayern Muenchen di babak perempatfinal atau babak 8 besar Liga Champions musim 2016-17 leg kedua baru saja berakhir. Sebelumnya pada leg pertama yang berlangsung di kandang Muenchen tak disangka Madrid mampu meraih kemenangan dengan skor akhir 2-1. Wajar apabila optimis tinggi melingkupi para pemain Madrid dan pelatihnya, Zinadine Zidane.

Riuh rendah sorak sorai penonton membahana di Stadion Santiago Bernabeau, semangat bertarung pemain Real Madrid pun tinggi, tapi bukan Bayern Muenchen namanya kalau mental pemainnya jatuh. Dari dulu pun sudah terkenal mental baja para pemain Muenchen ini – dan pemain timnas Jerman umumnya – menghadapi kesebelasan mana pun, entah bertindak selaku tuan rumah maupun tamu.

Kekalahan 1-2 di leg pertama tadi memicu pemain Muenchen menyerang dan secepatnya mencetak gol, minimal dua gol seperti yang dilakukan Madrid di kandangnya. Namun hingga babak pertama berakhir skor masih imbang 0-0. Babak kedua baru berjalan sekitar 6 menit, pemain Madrid Casemiro melakukan pelanggaran di dalam kotak pinalti terhadap Arjen Robben, dan wasit pun menunjuk titik putih.  Lewandowski sukses melakukan eksekusi pinalti, dan Muenchen pun unggul 1-0.

Pemain Real Madrid mulai ketar-ketir, sebab Muenchen lolos ke babak berikutnya jika mampu mencetak satu gol lagi dan skor akhir 2-0. Tapi Ronaldo membuat gemuruh Stadion Santiago Bernabeau setelah ia sukses menyamakan kedudukan 1-1 lewat sundulan kepalanya menit 76. Tapi sekali lagi para pemain Muenchen memiliki mental baja dan tidak terpengaruh. Pendukung Madrid pun terdiam karena Sergio Ramos mencetak gol bunuh diri menit 77 sehingga skor kembali berubah menjadi1-2.

Mental pemain Real Madrid pun goyah, sementara pemain Muenchen semakin semangat untuk mencetak satu gol lagi yang membuat mereka lolos ke babak semifinal. Sepertinya tinggal menunggu waktu saja Muenchen akan mencetak gol ketiga dan Madrid pun tersingkir, tapi keluarlah keputusan wasit yang kontroversial, yaitu memberikan kartu kuning kedua kepada Arturo Vidal, padahal dalam tayangan lambat kaki Vidal terlebih dahulu menyentuh bola saat menghadang laju pemain Madrid. Meski diprotes oleh pemain Muenchen, wasit tetap pada keputusan kontroversialnya tadi.

Dengan 10 pemain Muenchen masih berhasil mempertahankan kemenangannya, sehingga dilanjutkan dengan babak tambahan 2×15 menit karena agregat gol 3-3. Selanjutnya pertandingan pun kurang menarik lagi, dan Real Madrid pun mencetak 3 gol di babak tambahan tadi. Ronaldo mencetak 2 gol (menit 104 dan 109) serta Marco Asensio satu gol menit 112. Bayern Muenchen pun tersingkir dari Liga Champions.

Seharusnya Real Madrid yang tersingkir, jika tidak ada keputusan wasit yang kontroversial. Wasit telah membantu Madrid lolos dari lubang jarum. Entah ada apa di balik semua ini. Mengapa klub-klub Spanyol cenderung diuntungkan oleh wasit?

Salam bola itu bundar, bukan peang.

Sumber gambar.