Prabowo Disindir dan JK Belum Memberikan Tanggapannya

 The Lohmenz Institute
Prabowo Disindir
Prabowo Disindir dan JK Belum Memberikan Tanggapannya

Adahati.com – Prabowo disindir oleh politikus Partai Golkar, sekaligus Ketua Dewan Pakar DPP Partai Golkar Agung Laksono.

Sebelumnya Prabowo tidak menutupi ambisinya ingin menjadi Presiden Republik Indonesia. Hal ini dikatakannya saat berpidato dalam Konferensi Nasional dan Temu Kader Gerindra di SICC, Sentul, Bogor (Rabu, 18/10/17). “Kalau sekarang dibilang Prabowo ambisi jadi Presiden, kenapa tidak,” katanya di sini.

Tak lama kemudian Prabowo disindir oleh Agung Laksono. “Ya seharusnya ada regenerasi. Sudah 10 tahun kan sudah cukup lama,” begitu antara lain katanya.

Prabowo lahir pada 17 Oktober 1951. Jika ia termasuk Capres 2019 maka umurnya 68 tahun. Memang sudah terbilang seorang kakek dengan umur setua itu. Namun Prabowo mengatakan kehidupan dalam suatu negara itu akan dinamis dengan adanya ambisi jika ingin maju, dan terutama ambisi ini perlu dimiliki oleh anak-anak muda (selain orang tua atau kakek-kakek tentunya).

Prabowo disindir dengan frasa “regenerasi”, dan “regenerasi” ini bukan sesuatu yang baru atau sudah sering diucapkan oleh mereka yang dianggap sebagai tokoh nasional, tokoh masyarakat dan tokoh-tokoh lainnya.

Regenerasi itu penting! Beri kesempatan kepada generasi muda untuk mengambil alih dan lebih berperan di segala bidang demi kemajuan bangsa dan negara!

Namun pada kenyataannya tetap saja masih cukup banyak orang yang sudah tua atau kakek-kakek yang enggan beranjak dari kursi kekuasaan. Contohnya Soeharto, dan akhirnya tumbang secara mengenaskan. Mungkin ceritanya bisa lain seandainya terjadi regenerasi pada tahun 1993. Bukan Soeharto lagi yang diangkat oleh MPR untuk menjabat presiden, tapi BJ Habibie.

Prabowo disindir dengan frasa “regenerasi” oleh Agung Laksono, jangan-jangan salah satu bentuk atau cara untuk menghambat Prabowo jadi presiden?

Dua kali Prabowo gagal di pilpres, dan masih ada kemungkinan akan gagal lagi. Selain Jokowi pesaingnya, masih ada nama-nama yang diperkirakan bisa menjadi Capres 2019. Nama Anies Baswedan pun termasuk di dalamnya.

Apakah Mungkin Prabowo Kena “Tikam” Lagi Nantinya?

Panglima TNI Gatot Nurmantyo pun diperkirakan akan masuk dalam bursa Capres 2019. Belum lagi JK (JK Bakal Capres Alternatif Selain Prabowo dan Jokowi?).

JK sampai saat ini belum secara tegas menyatakan tidak akan ikut Pemilu 2019, entah sebagai capres maupun cawapres. Makanya frasa “regenerasi” dari Ketua Dewan Pakar DPP Partai Golkar Agung Laksono tadi bisa mengena sosok lainnya.

Entah seperti apa tanggapan JK setelah Prabowo disindir dengan frasa “regenerasi” sampai saat ini belum ada beritanya.

Namun terlepas dari itu semua, Prabowo yang berambisi ingin menjadi presiden bukan hal yang mudah tentunya, karena di sisi lain ada juga pihak-pihak yang berambisi ingin menghambat atau menggagalkan ambisinya tadi.

Sumber gambar youtube.com.

*The Lohmenz Institute.