Zimbabwe Ikut Memengaruhi Pencekalan Panglima TNI?

 The Lohmenz Institute
Panglima TNI
Zimbabwe Ikut Memengaruhi Pencekalan Panglima TNI?

Adahati.com – Panglima TNI Gatot Nurmantyo dicekal atau ditolak masuk ke Amerika Serikat beberapa saat menjelang keberangkatannya ke negeri Paman Sam. Dicekalnya pun melalui pemberitahuan maskapai penerbangan Emirates.

Mengapa bisa begitu? Tak mungkin undangan dari Kepala Staf Gabungan Joseph Francis Dunford, Jr mendadak dilakukan. Kemungkinan besar undangan tersebut didapat beberapa hari sebelumnya.

Banyak kemungkinan mengapa US Custom and Border Protection (CBP) memberitahukan pencekalan tersebut melalui maskapai penerbangan Emirates yang akan memberangkatkan Gatot Nurmantyo ke Amerika Serikat.

Kemungkinan tersebut antara lain:

  1. CBP sedang sibuk mengurusi hal lain yang jauh lebih penting dibanding kedatangan Panglima TNI Gatot Nurmantyo.
  2. Beberapa saat sebelum keberangkatan baru menyadari nama Gatot Nurmantyo masuk dalam daftar orang yang dicekal.
  3. Mengingat birokrasi di negara berkembang cukup ribet dan berbelit, meski teknologi sudah maju, maka CBP memutuskan untuk mengontak maskapai penerbangan Emirates. Lebih memalukan dan menjadi sorotan dunia jika Panglima TNI sudah masuk ke pesawat dan terbang, kemudian baru dicekal setibanya di Amerika Serikat.

Entah mengapa CBP memberitahukannya lewat maskapai penerbangan Emirates, tapi apakah benar Panglima TNI Gatot Nurmantyo dicekal atau ditolak masuk ke Amerika Serikat karena ada pengaruh dari pejabat Zimbabwe?

Negara besar dan maju seperti Amerikat Serikat memiliki aturan dan undang-undang sendiri. Makdarit (maka dari itu), Zimbabwe, Uganda, Kamerun, Australia atau negara lain kecil kemungkinannya bisa memengaruhi, apalagi demi kepentingan negara tersebut. Yang lebih masuk akal adalah Amerika Serikat yang memengaruhi negara lain demi kepentingannya.

Apakah pencekalan itu dilakukan oleh Amerika Serikat karena Gatot Nurmantyo namanya sedang bersinar dan ada kemungkinan akan menjadi capres atau cawapres pada Pemilu 2019 sehingga Paman Sam pun menjadi khawatir?

Jika parpol-parpol mendukung dan memenuhi persyaratan yang ada diperkirakan Bang Oma (Rhoma Irama) lebih banyak mendapat perolehan suara di Pemilu 2019 dibanding Panglima TNI Gatot Nurmantyo.

Rasanya lebih masuk akal jika Amerikat Serikat khawatir apabila Bang Oma yang jadi capres dan kemudian terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia.

Benarkah sampai saat ini pihak Amerikat Serikat belum menjelaskan mengapa Panglima TNI Gatot Nurmantyo dicekal atau ditolak masuk ke negeri Paman Sam? Tapi di sisi lain diberitakan Amerika Serikat sudah meminta ma’af.

Apakah tidak ada kemungkinan pihak Amerika Serikat melalui dubesnya di Jakarta sambil meminta ma’af menjelaskan alasan pencekalan itu?

Jangan-jangan bukan karena alasannya masih belum jelas, tapi ada yang tidak mau jelas atau enggan memberitahukannya ke media massa.

Terlepas jelas atau tidak jelas, atau apapun alasannya Amerika Serikat mencekal Panglima TNI Gatot Nurmantyo, tapi kecil kemungkinannya karena ada peran atau dipengaruhi oleh Zimbabwe, Uganda, Kamerun, Australia atau negara lainnya, apalagi demi kepentingan negara tersebut. Yang lebih masuk akal adalah Amerika Serikat yang memengaruhi negara lain demi kepentingannya.

Sumber gambar youtube.com.

*The Lohmenz Institute.