Pemain Inggris Diancam akan Dibunuh, Masak Sih?

1 321

Adahati.com – Dua pemain Inggris diancam akan dibunuh setelah menang lawan Kolombia lewat adu tendangan pinalti di babak 16 besar Piala Dunia 2018.

Sebelum menyebut siapa saja mereka itu, sejenak bahas tentang tim yang berjulukan “Robot yang tinggi dan besar” ini.

Entah siapa yang iseng memberikan julukan seperti itu karena Inggris dianggapnya bermain seperti robot, juga postur tubuh pemainnya rata-rata tinggi dan besar. Makanya lapangan tengah yang terlihat seperti hanya pemain Inggris saja, sementara pemain Kolombia entah ke mana, antara ada dan tiada.

Ada-ada saja. Karena postur pemain Kolombia saja rata-rata lebih kecil atau pendek dibanding pemain Inggris. Sila perhatikan nanti di babak perempat final ketika Inggris berhadapan dengan Swedia. Apakah masih terlihat lapangan tengah hanya berisikan pemain Inggris? Postur pemain Swedia pun rata-rata tinggi dan besar.

Inggris vs Swedia, keduanya memiliki pemain berpostur tubuh tinggi dan besar. Tak salah berharap ada Rambo yang menangis usai pertandingan itu.

Sudah biasa, kalah main bola ada Rambo yang menangis di Piala Dunia.

Materi pemain Inggris saat ini tidak lebih baik dibanding era Steven Gerrard-Lampard, tapi hoki atau keberuntungannya lebih besar. Makanya Inggris bisa menang lawan Kolombia lewat adu tendangan pinalti, meski sempat tertinggal.

Kalau kata orang Jakarta, emang rezeki gak ke mana-mana!

Sebagian pihak pun mulai yakin Inggris juara Piala Dunia 2018 meski materi pemainnya pas-pasan karena hoki, keberuntungan, dewi fortuna dan rezeki gak ke mana-mana tadi akan terus mengikutinya hingga ke babak final dan akhirnya Inggris juara.

Bola itu bundar bukan peang, dan rezeki gak ke mana-mana.

Tapi rezeki itu mulai digoyang dengan adanya ancaman pembunuhan terhadap dua pemain Inggris. Ancaman dilontarkan karena Inggris hanya menang lewat adu tendangan pinalti.

Kapten Tim Inggris Harry Kane yang menjadi sasaran utama karena dianggap sosok yang paling bertanggung jawab, sedangkan pemain Inggris lainnya, yaitu Jesse Lingard dianggap cengeng seperti Neymar karena melakukan diving dan berharap wasit akan memberikan pinalti lagi, padahal Inggris sudah unggul 1-0.

Sudah unggul saja masih diving, apalagi kalah?

Bikin malu saja, padahal Inggris selama ini dikenal sebagai gudangnya para gentleman.

Tapi benarkah dua pemain Inggris ini, Harry Kane dan Jesse Lingard mendapat ancaman akan dibunuh? Jangan-jangan salah beritanya, coba cek dan ricek.

Ternyata salah baca, bukan dua pemain Inggris, melainkan dua pemain Kolombia.

Mateus Uribe dan Carlos Bacca diancam akan dibunuh karena gagal melakukan tendangan pinalti sehingga Kolombia kalah melawan Inggris.

24 tahun lalu Andreas Escobar dibunuh karena melakukan gol bunuh diri dan Kolombia kalah 1-2 melawan Amerika Serikat di Piala Dunia 1994.

Dengan demikian tidak benar ada dua pemain Inggris yang diancam akan dibunuh.

Ya maaf, salah baca lagi!

Untuk menebus kesalahan ini akan dihadirkan Trik dan Problem Catur yang Sederhana.

Pemain Inggris

Pemain Inggris

  • Sekilas putih pasti kalah, tapi putih memiliki pion a6 dan h6.
  • Mampukah hitam membunuh dua pemain Inggris, maksudnya dua pion putih ini?
  • a7 ….. Bc4+
  • Ka1 … Bd5
Pemain Inggris

Pemain Inggris

  • Pion putih a7 untuk sementara tak aman promosi.
  • Nf6 ….. Ra4+
  • Kb2 ….. Bxg2

Pemain Inggris

  • Langkah putih selanjutnya?
  • Mudah saja, tidak sulit dan rumit.
  • Ne4!

Pemain Inggris

  • Jika hitam RxN, putih a1 Q+
  • Jika hitam BxN, putih h7 (Bxh7? a8 Q+, dan Gajah hitam melayang).

Gens Una Sumus dan salam bola itu bundar bukan peang.

Sumber gambar.

Category: BolaTags: