Pantaskah Desy Ratnasari Jadi Seorang Wakil Gubernur?

 Politik
Pantaskah Desy Ratnasari
Desy Ratnasari

Adahati.com – Pantaskah Desy Ratnasari seorang artis yang sempat terkenal dengan ucapan “no comment” itu menjadi seorang Wakil Gubernur Jawa Barat?

Hasil survei Lembaga Indonesia Strategic Institute (Instrat) menempatkan Desy Ratnasari di peringkat tertinggi sebagai calon Wakil Gubernur Jawa Barat 2018 dengan suara sebanyak 33,4%, mengalahkan Dede Yusuf (26,2%), Rieke Diah Pitaloka (23,1%), dan istri Gubernur Jawa Barat, Netty Heryawan (15,3%).

Tanggapan Desy Ratnasari atas hasil survei di atas tadi?

“Saya mengapresiasi survei yang dilakukan dan alhamdulillah jika hasilnya menyatakan demikian,” katanya di sini. Sebuah pernyataan yang wajar, normal, atau standar saja. Kemudian ia menambahkan, “Saat ini, saya belum memutuskan hal apa pun selain fokus menjalankan tugas sebagai anggota DPR.”

Kembali sebuah pernyataan yang wajar, normal atau standar. Bukankah ciri-ciri seorang pejabat pemerintah antara lain seperti itu? Standar saja, atau tidak mengeluarkan pernyataan yang kontroversial.

Ridwan Kamil pun menilai Desy Ratnasari memiliki potensi untuk mendongkrak popularitas pasangannya di Pilkada Jabar 2018 nanti. Jangan dipandang sebelah mata, jangan-jangan memang sudah luar biasa, sosok yang mudah disukai masyarakat, cantik, populer, khas orang sunda, likeable, begitu katanya.

Kemudian timbullah suara-suara yang mengatakan pasangan Ridwan Kamil-Desy Ratnasari cocok disatukan menjadi calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat.

Jadi, pantaskah Desy Ratnasari menjadi Wakil Gubernur? Konstelasi politik bisa berubah, survei-survei pun bermunculan lagi, tapi kali ini surveinya mengatakan Desy Ratnasari berada di peringkat teratas sebagai calon Gubernur.

Muncul lagi suara-suara, terutama dari kaum perempuan yang mengatakan pantas seorang perempuan menjadi Gubernur, yang laki jadi Wakil Gubernur saja.

Pertanyaan berikutnya. Siapa wakil Desy Ratnasari nantinya? Wali Kota Bandung Ridwan Kamil? Tidak tertutup kemungkinan ada sebagian pihak yang panik atau kebakaran jengot, kemudian mulai mengorek masa lalunya untuk menjatuhkan atau menjegalnya tampil sebagai seorang calon Gubernur.

Bagaimana tanggapan Desy Ratnasari sendiri? Apakah masih sebuah pernyataan yang wajar, normal, biasa, atau standar layaknya seorang pejabat pemerintah?

Entahlah, tapi sepertinya belanda masih jauh.

sumber foto: youtube.com.