Magnus Carlsen Kalah dan Tersingkir di Piala Dunia 2017

 Catur
Magnus Carlsen kalah
Magnus Carlsen

Adahati.com – Magnus Carlsen kalah dan tersingkir di Piala Dunia (World Cup) 2017 saat menghadapi pecatur China, Bu Xiangzhi.

Piala Dunia 2017 ini diadakan di Tbilisi, Georgia dari tanggal 2-28 September 2017 yang diikuti oleh 128 pecatur yang dipilih antara lain berdasarkan sistem penilaian, kualifikasi zonal, nominasi dan kriteria lainnya, sedangkan pertandingannya sendiri menggunakan sistem knock out dengan melakukan dua pertandingan catur standar, masing-masing pemain memegang buah catur hitam dan putih secara bergantian.

Jika hasil pertandingan catur standar tadi belum ada yang kalah dilanjutkan dengan dua kali catur cepat, dan catur kilat, serta armageddon, jika memang diperlukan atau masih imbang juga. Dua pecatur yang menempati posisi teratas langsung lolos ke Turnamen Kandidat 2018 untuk menantang juara dunia Magnus Carlsen.

Tidak sedikit pecatur-pecatur top dunia yang mengikuti Piala Dunia 2017 ini. Selengkapnya daftar 128 peserta yang mengikuti turnamen bisa dilihat di sini.

Magnus Carlsen sendiri sebagai juara bertahan dibolehkan mengikuti turnamen yang berhadiah total USD 1.600.000. Juara pertama mendapat hadiah sebesar USD 120.000, sedangkan runner up USD 80.000. Selengkapnya besar hadiah yang diterima oleh seluruh peserta dan aturan pertandingannya ada di sini.

Diagram peserta (pairings tree) Piala Dunia 2017 di Tbilisi, Georgia bisa dilihat di sini.

Juara dunia Magnus Carlsen di babak pertama menghadapi pecatur Nigeria, Oluwafemi Balogun (2255). Carlsen pun dengan mudah menundukkan lawannya 2-0 langsung. Begitupun di babak kedua saat melawan pecatur Rusia, Alexsey Dreev (2648) tanpa kesulitan yang berarti lawannya tadi dikalahkan 2-0 di pertandingan catur standar.

Namun di babak ketiga ketika menghadapi pecatur China, Bu Xiangzhi (2714), Magnus Carlsen kalah di partai pertama. Hal ini disebabkan antara lain ia ingin bermain menang, atau menolak hasil remis karena memegang buah catur putih.

Di sisi lain bukan menang yang didapat, tapi menangis, dan pecatur China tadi tanpa ampun menghukumnya dengan sebuah kekalahan yang cukup menyakitkan.

Pada langkah ke 15, hitam mengorbankan Gajahnya, Ge6xh3, dan putih g2xGh3. Setelah hitam Md7xh3, sebenarnya putih bisa saja mengakhiri pertandingan ini dengan hasil remis lewat langkah Md1-f3. Hitam skak abadi dengan Gd6-h2+. Tapi karena ingin menang, bukan langkah Md1-f3 yang dijalankan oleh putih, tapi Kd2-f1?

Selanjutnya buah catur putih (Magnus Carlsen) pun tertekan. Pada langkah ke 36, putih yang sudah putus asa melakukan langkah Ke1-f3 yang dibalas oleh hitam dengan Bg4-g1+.

Setelah putih Kf3xBg1, hitam h3-h2, dan Magnus Carlsen kalah di partai pertama.

Bu Xiangzhi di partai kedua memegang buah catur putih dan hanya butuh hasil remis untuk lolos ke babak selanjutnya. Ketika Magnus Carlsen kalah tadi, setelah selesai pertandingan dalam sebuah wawancara Bu Xiangzhi menegaskan ia tidak akan bermain aman atau fokus untuk mencari remis di partai berikutnya, tapi tetap bermain normal seperti biasa.

Juara dunia Magnus Carlsen yang harus memenangkan partai kedua ini pada langkah ke 30 melakukan langkah Ge4-d3, sedangkan langkah putih selanjutnya?

Bc7xg7+!

Setelah hitam Rh7xBg7, putih Mf4-c7+, dan terjadi skak abadi atau remis.

Hitam Rg7-g6, putih Mc7-g3+, dan Magnus Carlsen kalah dengan skor 1/2-1 1/2.

Ia hanya bisa bertahan hingga babak ketiga saja.

Demikianlah info catur terkini.

Gens Una Sumus.

Partai Magnus Carlsen kalah tadi selengkapnya bisa dilihat di sini dan di sini

Sumber gambar, dan sumber berita: chess24.com.