Juergen Klopp, Manajer Pecundang yang Layak Dipecat?

 Bola

Adahati.com – Juergen Klopp sempat dielu-elukan saat dipastikan dirinya akan melatih Liverpool. Prestasinya menangani Borussia Dormund menjadi indikasi ia akan mampu membawa The Reds kembali meraih gelar juara Liga Inggris.

Memangnya sudah berapa lama Liverpool tak pernah lagi juara Liga Inggris?

Entahlah, tapi kalau ada yang punya bayi baru lahir saat terakhir Liverpool juara Liga Inggris, maka bayinya tadi saat ini sudah kuliah atau sebentar lagi lulus sarjana.

Juergen Klopp sampai saat ini belum berhasil mewujudkan impian Liverpool untuk meraih gelar juara Liga Inggris. Sabar…Juergen Klopp butuh waktu untuk beradaptasi, begitu pembelaan sebagian pihak yang masih yakin dan percaya.

Musim kompetisi Liga Inggris sekarang ini pun Juergen Klopp hanya mampu menempatkan Liverpool pada peringkat lima klasemen sementara setelah melakoni 17 pertandingan dengan 31 poin, atau masih di bawah Spurs, Chelsea, Manchester United dan pimpinan klasemen sementara Manchester City.

Berapa selisih atau perbedaan poin antara Liverpool dan Manchester City? 18 poin, dan hal ini menyebabkan Juergen Klopp seperti orang linglung atau frustrasi.

Menurutnya juara Liga Inggris musim ini akan diraih oleh Manchester City, sedangkan Liverpool diharapkan bisa menempati peringkat tiga atau dua.

“Menjadi yang terbaik di antara sisanya bisa menjadi sebuah target fantastis. Jadi, kami akan berusaha meraih posisi terbaik di klasemen, yang bagi kami adalah posisi ketiga atau kedua,” kata manajer Liverpool Juergen Klopp di sini.

Sama sekali tidak menunjukkan semangat juang yang tinggi. Mungkin masih ada sebagian pihak yang membela dan mengatakan Juergen Klopp realistis.

Apanya yang realistis? Baru melakoni 17 pertandingan, atau masih banyak sisa pertandingan, dan sepakbola bukan matematika. Selalu ada kejutan yang tak terduga. Empat klub di atas Liverpool tadi bisa saja terseok-seok tahun depan.

Lebih baik Juergen Klopp ditendang saja atau dipecat setelah musim kompetisi ini berakhir. Cari manajer lain, misalnya Luis Enrique, mantan pelatih Barcelona.

Jangan sampai bayi di atas tadi yang sebentar lagi lulus sarjana, punya bayi lagi dan kuliah, tapi Liverpool belum juga meraih gelar juara Liga Inggris.

*Sumber gambar: youtube.com.