Haji Lulung Tuding Ahok Seperti Presiden Jokowi?

 Politik
Haji Lulung
Haji Lulung

Adahati.com – Haji Lulung sudah cukup lama tak terdengar khabar beritanya. Terakhir kali sepak terjang atau berita yang berkait dengan dirinya sekitar sebulan lalu yang berkait seputar masalah dugaan kasus korupsi pengadaan printer dan scanner di sejumlah sekolah di Jakarta Barat, dan ia sempat diperiksa oleh Bareskrim sebagai saksi.

Masih berkait dengan korupsi, tapi kali ini Haji Lulung yang melakukan serangan politiknya ditujukan kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Serangan politik atau tudingan Haji Lulung kepada Ahok seperti ini: “Apa yang dilakukan Ahok bukan semata-mata tulus untuk membongkar kasus korupsi. Pak Ahok terlihat jelas dalam persoalan memberantas korupsi ini mencari pencitraan.”

Singkatnya Haji Lulung menuding Ahok hanya melakukan pencitraan dan membantah anggapan bahwa Ahok berhasil memberantas korupsi di lingkungan birokrasi DKI Jakarta.

Haji Lulung tidak mengatakan secara langsung pencitraan Ahok ini seperti Jokowi. Tudingan pencitraan pernah dilakukan oleh lawan politik yang tidak senang dengan sepak terjang Jokowi saat menjabat Gubernur DKI Jakarta maupun Pilpres 2014 lalu.

Blusukan sudah menjadi semacam ikonnya Jokowi, dan tudingan pencitraan pun dialamatkan kepadanya berkait hal ini, namun serangan politik pencitraan tersebut justru semakin meningkatkan popularitas seorang Jokowi.

Apakah Haji Lulung sudah lupa atau tak ingat lagi mengenai hal ini? Serangan politik atau tudingan “pencitraan” yang ditujukan kepada Jokowi beberapa waktu lalu tidak berbuah hasil yang manis, atau cenderung gagal mencapai tujuannya.

Hal ini mungkin saja terulang lagi, dan Haji Lulung yang akan mengalami kepahitan itu berkait tudingan pencitraannya kepada Ahok, atau dengan kata lain nantinya akan semakin banyak saja masyarakat DKI Jakarta yang percaya bahwa Ahok bukan sedang melakukan pencitraan, tapi serius memberantas penyakit korupsi di lingkungan birokrasi DKI Jakarta.

Mengapa Haji Lulung tidak melakukan serangan politik atau tudingan lain, bukan tudingan pencitraan? Entahlah, mungkin saat ini Haji Lulung belum menemukan titik kelemahan Ahok.

Mungkin esok atau lusa nanti, atau entah kapan.

Sumber berita kompas.com, sumber gambar youtube.com.