Haji Lulung Mendadak Berubah Jadi Orang Bijak?

 The Lohmenz Institute
Haji Lulung Mendadak Berubah
Haji Lulung Mendadak Berubah Jadi Orang Bijak?

Adahati.com – Haji Lulung mendadak berubah jadi orang bijak?

Saat Ahok masih menjabat gubernur DKI Jakarta, ia sering berseberangan pendapat atau lawan politik Ahok yang cukup keras pernyataannya.

Di sisi lain ada juga sebagian pihak yang menilai dirinya “numpang ngetop” di balik ketenaran Ahok sehingga publik pun akhirnya mengenal nama Haji Lulung.

Entah mengapa Ahok pun cukup sering meladeni pernyataan-pernyataan Haji Lulung yang menyerangnya, dan hal ini baik secara langsung maupun tidak langsung mempercepat nama Haji Lulung dikenal oleh masyarakat.

Mungkin Ahok memiliki perhitungan politik bahwa Haji Lulung merupakan “sasaran tembak yang empuk” meski pernyataannya cukup keras, atau dengan kata lain mudah diserang balik, dan Ahok lebih sering memetik keuntungan politis dari “perang pernyataan” yang pernah terjadi di antara mereka.

Pernyataan haji Lulung yang cukup keras menyerang Ahok contohnya soal Alexis. “Alexis Itu izinnya apa? Griya sehat. Tapi ada pelacuran diam saja tuh si Ahok,” katanya di sini“Babat semua dong. Berani tidak Ahok? Jangan nanggung-nanggung,” tegas Haji Lulung menambahkan.

Tapi pernyataan Haji Lulung di atas tadi sekitar 20 bulan lalu (Februari 2016). Kini ia terkesan bijak menanggapi adanya keinginan berbagai pihak yang berniat menutup Alexis yang konon di lantai 7 ada praktek prostitusi.

Forum Masyarakat Jakarta Utara (Formaju) dan ormas-ormas lainnya akan melakukan aksi unjuk rasa menuntut penutupan Alexis, tapi menurut Haji Lulung penutupan Alexis perlu dikaji secara mendalam agar tidak salah prosedur.

“Gubernur kalau mau tutup Alexis itu harus pakai prosedur, ada mekanismenya, harus investigasi mendalam dulu, saya pokoknya support janji kampanye Anies-Sandi, ya tapi pakai prosedurnya pemerintah daerah,” katanya di sini.

Bukan hanya itu saja pernyataan Haji Lulung yang terkesan bijak.

“Pemerintah kan punya Polisi, TNI, Satpol PP mereka saja yang beresin.”

Mungkin ada sebagian pihak yang kagum, terharu, dan air matanya jatuh berlinang mendengar pernyataan Haji Lulung yang terkesan bijak tadi. Tapi mungkin juga ada sebagian pihak lainnya yang lebih memilih tertawa ngikik.

Meskipun demikian, sebaiknya jangan terlalu cepat menilai Haji Lulung mendadak berubah jadi orang bijak. Siapa tahu saja dari dulu Haji Lulung memang orang bijak, bahkan sangat bijak hingga ada meme Patung Pancoran sampai turun karena dipanggil oleh Haji Lulung.

Sekali lagi, boleh memilih kagum dan terharu, boleh juga tertawa ngikik.

Sumber gambar youtube.com.

*The Lohmenz Institute.