Guyon Presiden Jokowi Tidak Lucu, Justru Menyedihkan!

 Politic

Adahati.com – Hal yang biasa jika Presiden Jokowi guyon untuk mencairkan suasana, tapi kali ini guyon Presiden Jokowi tidak lucu, justru menyedihkan.

“Hadirin yang kami hormati, selanjutnya marilah kita dengar dan simak sambutan dari Presiden Republik Indonesia. Kepada Bapak Presiden Joko Widodo, kami persilakan,” kata pembawa acara Munaslub Partai Golkar lewat pengeras suara.

Munaslub (musyawarah nasional luar biasa) Partai Golkar telah dibuka kemarin (Senin, 18 Desember 2017) di Jakarta Convention Center, Senayan.

Tulisan sebelumnya di sini – JK Masih Kuat Pengaruh Politiknya? -, menanyakan pengaruh politik JK setelah ia cukup yakin akan ada Munaslub Partai Golkar.

“Boleh bilang ini pasti ada munaslub, memang persetujuan itu, saya kira Desember sudah harus ada pergantian,” begitu antara lain kata JK pada 28 November 2017. Pernyataannya tadi sehubungan dengan wacana penggantian Setnov sebagai ketum.

Terbukti, Munaslub Partai Golkar terlaksana di bulan Desember yang menandakan pengaruh politik JK masih kuat di partai politik berlambang pohon beringin ini.

Para hadirin di Munaslub Partai Golkar pun riuh bertepuk tangan ketika nama Presiden Jokowi dipanggil oleh pembaca acara tadi. Di sinilah ia sempat guyon, tapi sayangnya guyon Presiden Jokowi tidak lucu, justru menyedihkan!

Dalam sambutannya Presiden Jokowi berguyon agar Partai Golkar tak perlu khawatir akan menjadi parpol nomor tiga di bawah PDIP dan Partai Gerindra.

“Saya meyakini tidak (Golkar tidak akan jadi partai nomor tiga), hanya enggak tahu kalau bersaing dengan PDI Perjuangan, seperti apa saya enggak tahu,” katanya di sini. Guyon Presiden Jokowi tidak lucu, tapi kader-kader Partai Golkar tertawa.

Apakah Partai Golkar bisa mengalahkan PDI Perjuangan di Pemilu 2019? “Saya enggak bisa menjawab karena Ibu Ketua Umum PDI Perjuangan ada di sini,” ucapnya menambahkan, dan kembali guyon Presiden Jokowi tidak lucu.

Tulisan sebelumnya di sini – Pencitraan Seorang Prabowo Sekitar 2-3 Bulan Lagi? – menyebutkan hal yang berkait dengan deklarasi Prabowo Subianto sebagai calon presiden oleh Partai Gerindra. Tentunya Partai Gerindra masih berharap Prabowo yang menang di Pemilu 2019 sekaligus menjabat Presiden Republik Indonesia.

Maka dari itu, guyon Presiden Jokowi tidak lucu bagi kubu Partai Gerindra dan pendukung Prabowo, sebab Partai Golkar dan Presiden Jokowi terlihat semakin akrab saja. Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang hadir di acara pembukaan munaslub pun disambut meriah oleh kader-kader Partai Golkar. Beberapa hari sebelumnya Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto pun menghadiri acara Rakornas PDI Perjuangan di Tangerang, Banten (16 Desember 2017).

Guyon Presiden Jokowi tidak lucu, Partai Golkar semakin akrab dengan Presiden Jokowi tidak lucu, Ketua Umum PDIP dan Golkar terlihat mesra tidak lucu, Golkar mendukung Jokowi di Pemilu 2019 pun tidak lucu, justru menyedihkan kubu seberang karena frasa “Jokowi Dua Periode” semakin dekat menjadi kenyataan.

*Sumber gambar: youtube.com.