Bukan Barcelona yang Bantu Real Madrid Juara?

1 293

Adahati.com – Bukan Barcelona yang bantu Real Madrid!

Begitu kata sebagian pihak yang terkesan marah menanggapi artikel sebelumnya di sini – Barcelona Bantu Real Madrid Juara Liga Champions? -.

Secara singkat artikel tersebut menjelaskan sepak bola bukan hanya masalah teknis semata, tapi faktor psikologis pun ikut berperan di sini.

Jika Barcelona juara Liga Spanyol musim ini tanpa terkalahkan akan menambah tekanan kepada Real Madrid yang harus juara Liga Champions dengan mengalahkan Liverpool di babak final nanti, tapi pada pertandingan ke 37 justru Barcelona kalah lawan Levante dengan skor akhir 4-5. Ini kan artinya secara tidak langsung Barcelona telah membantu Real Madrid juara Liga Champions, bukan?

Bukan! Bukan Barcelona, tapi justru Levante yang bantu Real Madrid mengurangi tekanan psikologisnya menjelang babak final Liga Champions dengan mengalahkan Barcelona sehingga juara Liga Spanyol tanpa terkalahkan hanya sebatas angan.

Bukan Barcelona, tapi Levante, begitu kata sebagian pihak tadi menegaskan.

Ada benarnya juga bukan Barcelona yang bantu Real Madrid, tapi di sisi lain agak aneh pertandingan antara Levante dan Barcelona tadi dengan pertimbangan sbb:

Pertama, meski tanpa Messi, tapi Levante adalah klub papan bawah sehingga wajar saja Barcelona seharusnya memenangkan pertandingan tersebut.

Kedua, di babak pertama Barcelona tertinggal 1-2, dan hal ini masih bisa dimaklumi karena Barcelona pernah mengalami sebelumnya, tapi di babak kedua pasti Barcelona akan membalikkan keadaan sekaligus memenangkan pertandingan.

Ketiga, keyakinan Barcelona akan membalikkan keadaan dan memenangkan pertandingan melawan Levante tadi tidak tertutup kemungkinan banyak penggemar judi bola yang memasang taruhan demi meraih keuntungan yang besar.

Keempat, mengherankan Barcelona sempat tertinggal 1-5 di babak kedua yang baru berjalan sekitar 10 menit. Iniesta mengatakan Barcelona kurang menekan lawan dan Levante memiliki serangan balik yang mematikan sehingga Barcelona pun kalah.

Kelima, alasan Iniesta tadi kurang meyakinkan mengingat Levante klub papan bawah dan Barcelona ingin juara Liga Spanyol tanpa terkalahkan sekaligus menambah tekanan psikologis kepada Real Madrid menjelang babak final Liga Champions sehingga timbul kecurigaan pertandingan tersebut sudah diatur oleh mafia.

Dengan demikian bukan Barcelona yang bantu Real Madrid dan juga bukan Levante, melainkan mafia sepak bola. Peran mafia di balik sebuah pertandingan atau mengatur skor pertandingan bukan hal yang baru dan sudah cukup banyak pihak yang curiga.

Tapi benarkah bukan Barcelona dan Levante, melainkan mafia yang bantu Real Madrid mengurangi tekanan psikologisnya menjelang babak final Liga Champions?

Terlepas benar atau bukan Barcelona dan Levante atau siapapun itu, tapi sebaiknya ingat kata Rhoma Irama. Judi menjanjikan kemenangan, tapi semua itu bohong! Sebaiknya jauhkan diri Anda dari judi bola online atau judi dalam bentuk apapun!

Jadi bukan Barcelona dan Levante, tapi mafia yang bantu Real Madrid juara Liga Champions musim ini? Benar atau bohong? Curiga boleh saja, asal jangan menuduh.

Salam bola itu bundar, bukan peang.

Category: BolaTags: