Ada Apa di Balik Muka Setya Novanto yang Cerah?

 Politik
Setya Novanto
Logo KPK

Adahati.com – Ketua Umum Partai Golkar, dan juga Ketua DPR RI Setya Novanto belakangan ini namanya sering disebut oleh media massa terkait kasus korupsi e-KTP.

Cukup banyak nama besar yang diduga telah menerima uang haram dari proyek bernilai sekitar Rp 5,9 triliun ini. Namun di sisi lain bukan sesuatu yang aneh dan mengejutkan jika ada bantahan sambil bersumpah, juga tak ketinggalan kata-kata magis seperti “tidak menerima sepeserpun” atau “tidak menerima satu sen pun”.

Menurut KPK, Setya Novanto terlibat, dan termasuk salah satu dari lima orang penggerak korupsi e-KTP. “Iya lima orang itu dulu,” kata Jaksa KPK, Irene Putri.

Lima orang yang dimaksud adalah Diah Anggraini (Sekjen Kementerian Dalam Negeri), Irman (mantan Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri), Sugiharto (mantan Pejabat Pembuat Komitmen Kementerian Dalam Negeri), Andi Agustinus alias Andi Narogong (pengusaha yang bermitra dengan Kementerian Dalam Negeri), dan Setya Novanto yang menjabat ketua fraksi Golkar.

Uang pelicin sebesar Rp 520 miliar pun mengalir ke seluruh partai politik yang dianggap terlibat proyek e-KTP ini.

1. Partai Golkar mendapat Rp 150 miliar
2. Partai Demokrat mendapat Rp 150 miliar
3. PDI Perjuangan mendapat Rp 80 miliar
4. Marzuki Ali, ketua DPR saat itu, mendapat jatah Rp 20 miliar
5. Anas Urbaningrum mendapat Rp 20 miliar
6. Chaeruman Harahap, ketua Komisi II DPR saat itu, mendapat Rp 20 miliar
7. Partai-partai lainnya mendapat Rp 80 miliar

Namun di tengah kegarongan ini, justru ada berita yang menyebut Ketua KPK Agus Rahardjo diminta mundur dari jabatannya oleh Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah. Meski Fahri memiliki alasan, tapi kesannya ingin mengalihkan perhatian.

Jika melihat daftar di atas tadi, Partai Golkar berada di urutan pertama. Uang sebesar Rp 150 miliar bukan jumlah yang sedikit, dan Setya Novanto pun disebut ikut terlibat kasus korupsi e-KTP. Partai Golkar pun panik?

Sekretaris Dewan Kehormatan Partai Golkar, Priyo Budi Santoso saat bertemu di Gedung DPR (14/3/17) melihat wajah Setya Novanto cerah dibalut senyum lebar. “Saya menangkap wajah Novanto tak ada kesedihan apapun. Senyum dan cerah. Tanda baik saya peluk, gitu saja. Tapi hati saya enggak tahu,” katanya.

Tak ada kesedihan apapun, senyum dan cerah. Memang tidak disebutkan dunia berseri-seri, bunga-bunga mekar mewangi, dan burung-burung pun ikut bernyanyi. Tapi benarkah semua ini pertanda bahwa Ketua Umum Partai Golkar, dan juga Ketua DPR RI Setya Novanto pada dasarnya tidak terlibat kasus korupsi e-KTP?

Kalau begitu, siapa sebenarnya “wajah garong” di balik kasus korupsi e-KTP ini?

Sumber gambar, sumber berita: merdeka.com.