Pesta Seks Kaum Gay di Ruko Kelapa Gading yang Membingungkan

 Catur, Non PolCat

adahati.com – Pesta seks kaum gay di sebuah ruko di Kelapa Gading digerebek oleh Polres Metro Jakarta Utara pada Minggu (21/5/2017) malam. Ruko tadi terdiri dari tiga lantai. Lantai dua merupakan tempat penari telanjang atau striptis, sedangkan lantai satu dan tiga masing-masing digunakan untuk tempat fitness dan spa.

Sebanyak 141 orang pun diamankan, namun hanya 15 orang saja yang ditahan. 5 di antaranya berkait dengan narkoba, sedangkan 10 orang lainnya adalah dua penari telanjang, pemilik ruko, dua orang resepsionis, security, personal trainer gym, fashion designer, dan dua pengunjung. Sementara barang bukti yang diamankan satu plastik kondom, tiket masuk, rekaman CCTV, fotokopi izin usaha, uang tip penari striptis, kasur, iklan event, ponsel pengunjung dan sejumlah kostum mirip superhero.

Entah apa gunanya kostum mirip superhero tadi digunakan dalam pesta seks kaum gay ini. Juga tidak jelas siapa superheronya. Adakah superhero yang “melambai”? Atau tampak depannya saja mirip superhero, tapi aslinya “melambai”.

Pesta seks kaum gay di ruko Kelapa Gading ini pun cukup membingungkan.

Pertama, sekitar tiga tahun berlangsung, tapi baru sekarang diketahui oleh pihak kepolisian. Mengapa kasus pesta seks kaum gay ini baru terungkap menjelang puasa?

Kedua, polisi mendapat laporan terkait aktivitas pesta seks kaum gay tadi. Siapa yang melaporkan? Apakah warga di sekitar ruko? Sementara seorang karyawan yang bekerja di sebuah ruko tepat di samping ruko tersebut tahunya lantai dasar ruko dijadikan tempat fitness saja. Tidak pernah terlihat aktivitas yang mencurigakan selama ini.

Ketiga, pihak kepolisian dituding telah menyebarkan foto telanjang peserta pesta seks kaum gay tadi. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membantah dan mengatakan saat dilakukan penggerebekan banyak warga yang ikut menyaksikan.

“Di sana kan banyak yang masuk ke situ, enggak polisi saja. Banyak orang yang melihat, ikut masuk. Kami tak bisa memaksa juga,” katanya. Sementara sebelum dilakukan penggrebekan sudah diintai selama dua minggu. Artinya sudah ada perencanaan yang matang, tapi tidak termasuk mencegah warga masuk ke lokasi.

Mereka yang bingung tadi mungkin akan bertambah bingung lagi, jika ada yang mengaitkan penggerebekan pesta seks kaum gay tadi dengan Rizieq Shihab. Mengingat pentolan FPI ini anti LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgeder) diharapkan setelah tahu masih ada pesta seks kaum gay di Jakarta, Rizieq Shihab pun kebakaran jenggot, kemudian pulang dari pengasingannya.

Trik dan Problem Catur yang Sederhana hari ini

  • Hitam giliran melangkah.
  • Pion hitam h3 adalah “pion racun”.
  • Raja putih mati di petak g2, kalau tidak ada Benteng putih a2.

  • Langkah hitam selanjutnya?
  • Mudah saja, tidak sulit dan rumit.
  • Bf8-f2!

  • Bingung?
  • Pegangan.

Ilustrsi: tribunnews.com, sumber berita: kompas.com.

Leave a Reply

1 × five =