Pep Guardiola pun Frustrasi Setelah Manchester City Kalah

 NPC

adahati.com – Pep Guardiola pun frustrasi setelah pada pekan 19 kompetisi Liga Inggris, Liverpool mengalahkan Manchester City di Stadion Anfield dengan skor akhir 1-0. Satu-satunya gol yang tercipta pada pertandingan dini hari tadi (1/1/2017) terjadi di menit 8 babak pertama lewat sundulan kepala yang indah dari pemain Liverpool, G Wijnaldun.

Kekalahan 0-1 tadi membuat posisi City berada di peringkat 3 dan tertinggal 10 poin dari pimpinan klasemen sementara Liga Inggris, yaitu Chelsea.

Kompetisi Liga Inggris musim 2016-17 masih separuh perjalanan atau masih ada19 pertandingan lagi dengan 57 poin yang bisa dikumpulkan, tapi Pep Guardiola pun frustrasi dan menolak untuk membicarakan tentang gelar juara Liga Inggris. “Jangan membicarakan target untuk menjuarai Liga Primer dan hal-hal sejenisnya,” begitu katanya seperti diberitakan oleh goal.com di sini.

Meski Pep Guardiola pun frustrasi dan terkesan tidak peduli lagi dengan gelar juara Liga Inggris musim ini, namun ia pun berharap anak-anak asuhnya tetap fokus pada pertandingan pertandingan selanjutnya, seolah-olah pada pertandingan sebelumnya City tidak fokus yang berakibat sudah empat kali menelan kekalahan hingga saat ini.

Sementara pelatih Liverpool, Jurgen Klopp tersenyum lebar menyambut kemenangan 1-0 yang berharga atas Manchester City tadi, meski menurutnya performa Liverpool secara keseluruhan pada pertandingan “big match” tersebut kurang meyakinkan atau tidak seperti yang ia harapkan. Namun pujian diberikannya untuk lini pertahanan Liverpool yang menurutnya bermain apik pada pertandingan itu.

Lini pertahanan Liverpool bermain apik, sementara serangan serangan yang dibangun oleh City terkesan memble atau tidak membahayakan, maka wajarlah hanya satu gol yang tercipta sepanjang 2×45 menit, dan Pep Guardiola pun frustrasi.

Jika di penghujung kompetisi Liga Inggris nanti terbukti City gagal juara Liga Inggris musim kompetisi 2016-17, Pep seharusnya tak perlu frustrasi. Saat pertama kali ia melatih Barcelona dan Bayern Muenchen, ia memang langsung tancap gas dan memenangkan gelar juara, mengingat kompetisi di Liga Spanyol dan Liga Jerman tidak sekeras Liga Inggris. Di sana hanya satu klub saja (Real Madrid dan Borussia Dortmund) pesaing terberatnya, namun di Liga Inggris ada 4-5 klub yang masih berpeluang juara hingga beberapa pertandingan terakhir.

Pada musim Liga Inggris berikutnya mungkin Pep Guardiola baru bisa beradaptasi dengan Liga Inggris, kemudian menjual dan membeli sejumlah pemain yang tepat sesuai skema yang ia inginkan setelah tahu kekuatan dan kelemahan para kompetitor Manchester City di musim ini. Jika musim berikutnya masih juga gagal, tidak ada salahnya Pep pulang kampung saja untuk kembali melatih Barcelona.

Ilustrasi: 101greatgoals.com

Leave a Reply

five × 5 =