Final Liga Champions: Real Madrid Vs Juventus Membosankan?

 NPC

Adahati.com – Final Liga Champions 2016-17 hampir dipastikan akan terjadi pertarungan antara klub Spanyol dan Italia mengingat leg pertama babak semifinal, baik Real Madrid maupun Juventus membukukan kemenangan yang berharga.

Kemarin Leg pertama babak semifinal Real Madrid yang bertindak sebagai tuan rumah membantai Atletico Madrid dengan skor akhir 3-0. Christian Ronaldo menciptakan hat-trick lewat golnya menit 10, 73 dan 84. Meski leg kedua nanti Atletico Madrid akan bertindak sebagai tuan rumah, sulit bagi Atletico mengulangi kemenangan sensasional Barcelona atas PSG dengan skor 6-1 di babak 16 besar.

Dini hari tadi leg pertama lainnya tuan rumah AS Monaco harus mengakui ketangguhan Juventus dan menyerah kalah 0-2. Higuan menjadi pahlawan bagi si “Nyonya Tua” lewat gol yang diciptakannya menit 29 dan 59. Babak final Liga Champions pun sudah di depan mata mengingat leg kedua nanti akan berlangsung di Stadion Juventus. Keajaiban masih mungkin terjadi di Stadion Vicente Calderón kandang Atletico Madrid, tapi nyaris mustahil akan terjadi di Stadion Juventus di leg kedua nanti.

Di atas kertas Real Madrid dan Juventus akan melaju ke babak final Liga Champions 2016-17 yang berlangsung di Stadion Millennium, Cardiff, Wales, pada 3 Juni 2017.

Real Madrid tahun lalu tampil sebagai juara setelah di babak final Liga Champions 2015-16 mengalahkan Atletico Madrid lewat adu pinalti dengan skor akhir 5-3 setelah imbang 1-1 di pertandingan babak sebelumnya.

Zinadine Zidane sukses menggenapi sebagai pemain dan pelatih yang bisa meraih gelar juara Liga Champions, dan jika ia kembali mengantarkan Madrid tampil sebagai juara musim ini, selain memecahkan rekor tak pernah ada klub yang juara dua kali berturut-turut sejak format baru Liga Champions, namanya pun akan semakin harum saja. Begitu juga dengan Christian Ronaldo, kemungkinan besar ia akan meraih Ballon d’Or untuk ke 5 kalinya sekaligus menyamakan perolehan Lionel Messi.

Juventus pun tentu ingin memenangkan pertandingan di babak final Liga Champions 2016-17 nanti, mengingat si “Nyonya Tua” ini cukup lama tidak pernah merasakan juara lagi. Terakhir tahun 1996 setelah mengalahkan Ajax Amsterdam dengan skor 4-2 lewat adu pinalti (sebelumnya skor akhir imbang 1-1).

Sepuluh tahun Juventus tanpa gelar juara Liga Champions, meski sempat tampil di babak final Liga Champions 2014-15 lalu, namun harus mengakui keunggulan Barcelona dengan skor akhir 1-3. Tahun ini kesempatan terbaik bagi Juventus untuk mengalahkan Real Madrid di babak final Liga Champions sekaligus meraih gelar juara. Jika tidak, si “Nyonya Tua” akan terlihat semakin tua saja tanpa gelar juara.

Kemenangan Juventus di babak final Liga Champions musim ini pun ada kemungkinan Ballon d’Or bukan diraih oleh Messi atau Ronaldo, tapi Higuan, dengan catatan ia mencetak gol yang menentukan dan mengantarkan Juventus tampil sebagai juara.

Baik Real Madrid maupun Juventus di babak final Liga Champions musim ini mengejar rekor masing-masing, tapi ada kemungkinan pertandingannya akan berlangsung membosankan. Diperkirakan ke dua kesebelasan akan tampil hati-hati bahkan cenderung menunggu lawan berbuat kesalahan yang berujung gol. Madrid memiliki kelebihan dengan kualitas pemain yang dimilikinya, juga kemampuan mencetak gol, tapi Juventus lebih memiliki keseimbangan dalam menyerang maupun bertahan.

Pertandingan akan berjalan menarik atau tidak membosankan, jika di babak pertama tercipta gol, entah Madrid atau Juventus terlebih dahulu yang mencetaknya. Jika skor imbang 0-0 di babak pertama Final Liga Champions yang berlangsung di Stadion Millennium, Cardiff, Wales, pada 3 Juni 2017 nanti, diperkirakan akan kembali terjadi adu pinalti seperti tahun lalu untuk menentukan gelar juara Liga Champions musim ini.

Ilustrasi:torino.bakeca.it, 90min.com, juaranet.com.

Related Posts