Agus Yudhoyono Sempoyongan di Debat Cagub?

 Catur, PolCat

adahati.com – Benarkah Agus Yudhoyono sempoyongan di debat cagub? Pertanyaan ini mungkin membuat sebagian pihak bingung, terutama pada kata sempoyongan.

Menurut KBBI online, arti kata sempoyongan adalah “terhuyung-huyung hendak jatuh”. Tentu kata “sempoyongan” ini jangan diartikan secara harfiah. Agus Yudhoyono sempoyongan yang dimaksud tadi adalah putra SBY tersebut gelagapan, atau gugup pada debat cagub pertama yang akan diadakan tanggal 13 Januari 2017 nanti (debat cagub kedua dan ketiga diadakan tanggal 27 Januari dan 10 Februari 2017).

Apa alasannya Agus Yudhoyono sempoyongan? Karena ia baru terjun di dunia politik dan minim pengalaman, begitu juga Sylvi. Ahok-Jarot dan Anies-Sandiaga akan melancarkan serangan-serangan politik yang bisa membuat Agus Yudhoyono sempoyongan karena grogi atau gugup tadi.

Agus pun sepertinya sudah pasrah, jika menyimak dari pernyataannya di sini. “Debat bukanlah segalanya. Segalanya bagi saya adalah bertemu dengan rakyat.”

Menurut pengakuan putra SBY ini, ia telah telah mempersiapkan diri, juga telah belajar dari sejumlah mentor yang memiliki kompetensi di bidang politik dan tata negara. “Tentu saya banyak belajar dari siapapun termasuk dari mentor-mentor yang saya anggap sudah memiliki pengalaman luar biasa,” katanya.

Tapi sekali lagi, pengalaman politik Agus masih minim atau nol, dan pengalaman tidak bisa dibeli. Diperkirakan Agus Yudhoyono sempoyongan di debat cagub nanti.

Tentu saja semua ini hanya perkiraan saja. Siapa tahu Agus lihai dalam berdebat nanti, meski pengalaman politiknya minim. Keberuntungan pun bisa datang tanpa diduga.

Benar atau tidaknya Agus Yudhoyono sempoyangan di debat cagub nanti, markisak (mari kita saksikan) saja apa yang terjadi sesungguhnya pada 13 Januari 2017 nanti.

Bukan hanya di politik, pengalaman pun diperlukan dalam permainan catur supaya tidak dihajar dari kiri dan kanan seperti buah catur hitam yang sempoyongan pada Trik dan Problem Catur yang Sederhana di bawah ini:

  • Diambil dari partai antara juara dunia Alexander Alekhine (putih) dan A. Cruz (hitam) pada tahun 1941. Setelah langkah 14, diagram caturnya seperti di atas.
  • g2-g4 … Kb8-d7
  • h4-h5 … Kd7-f6

 

  • Menteri putih diancam oleh Kuda hitam, tapi putih santai saja.
  • Langkah putih selanjutnya?
  • Kg5xf7!

 

  • Hitam langsung sempoyongan. Jika hitam Kf6xMe4, putih Kf7xMd8+, dst.
  • Langkah hitam selanjutnya, Be7xKf7 yang dibalas oleh putih dengan h5xg6.
  • Kf6xMe4?

 

  • Hitam minim pengalaman, dua langkah kemudian Raja hitam pun sempoyongan, dan akhirnya jatuh tersungkur di petak pojok sana.
  • Masih bingung juga?
  • Pegangan lagi.

Ilustrasi: liputan6.com

Related Posts